Politeknik Negeri Bengkalis

Polbeng Ikuti Pelatihan Internasional Teknik Perkapalan dan Smart Maritime Bersama Wuhan Institute of Shipbuilding Technology

BENGKALIS – Jurusan Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengikuti Online Training Program on Core Skills in Ship Engineering and Smart Maritime yang diselenggarakan oleh Wuhan Institute of Shipbuilding Technology, China, pada Kamis–Jumat, 8–9 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pendidikan vokasi maritim antara Indonesia dan China, khususnya di bidang teknik perkapalan dan smart maritime.

Pelatihan tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa Polbeng bersama peserta dari Wuhan Institute of Shipbuilding Technology serta didukung oleh Sunmaker dan CIIEIE/CIICIE sebagai supporting organization. Dari pihak Wuhan Institute of Shipbuilding Technology hadir Vice President Jiao Wenyuan, Dean of School of Ship and Ocean Engineering Wu Chunfang, Wu Lei dari International Cooperation Office, serta para instruktur Hua Xiaotao dan He Linfu. Sementara dari Polbeng hadir Budhi Santoso bersama perwakilan dosen dan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai topik strategis di bidang maritim modern. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai Green Shipbuilding Process and Modular Construction, Ship Stability and Safety Assessment, serta Maritime Safety Risks in Indonesian Waters. Materi tersebut membahas pembangunan kapal ramah lingkungan, konstruksi modular, stabilitas kapal hingga risiko keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia.

Selanjutnya pada hari kedua, peserta memperoleh materi terkait International Maritime Regulations and Indonesian Compliance, Smart Port Technologies and Applications in Indonesia, Ship Design Tools and Engineering Applications, serta Green Shipping Cooperation and Innovation China–Indonesia. Melalui materi tersebut, peserta dikenalkan pada regulasi maritim internasional seperti SOLAS dan MARPOL, teknologi pelabuhan pintar, hingga penggunaan perangkat lunak desain kapal dan peluang kolaborasi green shipping antara Indonesia dan China.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang teknik perkapalan, keselamatan pelayaran, smart maritime, serta pengembangan teknologi maritim berkelanjutan. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi akademik dan industri antara Polbeng dan Wuhan Institute of Shipbuilding Technology.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap kerja sama internasional di bidang maritim dapat terus berkembang melalui program pelatihan lanjutan, kuliah tamu internasional, pengembangan kurikulum, hingga riset bersama terkait green shipbuilding dan smart maritime. “Kami berharap kegiatan ini mampu mendukung pengembangan talenta maritim Indonesia agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri perkapalan modern yang semakin berbasis teknologi dan ramah lingkungan,” ujar Budhi Santoso. (HUMAS)

Facebook
WhatsApp