Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita

Polbeng Dorong UMKM Rokan Hilir Naik Kelas lewat Digitalisasi hingga Inovasi Kemasan

ROKAN HILIR – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rokan Hilir. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM yang diselenggarakan di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan sejak 2022, hasil kolaborasi antara Polbeng dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang menyediakan dukungan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sejak 2023, kolaborasi ini diperkuat dengan keterlibatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui koordinasi wilayah, penyediaan lokasi, serta fasilitasi kegiatan. Program ini juga bersinggungan langsung dengan Umah Oleh-Oleh Bagansiapiapi, pusat berhimpunnya sekitar 100 pelaku UMKM di Rokan Hilir, dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hilir berperan sebagai salah satu organisasi penggerak dan penghubung antarpelaku usaha. Tahun ini, bantuan CSR PHR melalui program yang dilaksanakan Polbeng diberikan kepada lima UMKM di Kabupaten Rokan Hilir, dengan bentuk pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing usaha.

Dalam kolaborasi tersebut, Polbeng dipercaya sebagai pelaksana program bantuan CSR PHR, mulai dari identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan usaha, penerapan teknologi tepat guna, hingga penguatan pemasaran produk UMKM. Direktur Polbeng, Johny Custer, menegaskan bahwa peran ini sejalan dengan tanggung jawab yang semestinya diemban perguruan tinggi vokasi, yakni tidak hanya mendidik di lingkungan kampus, tetapi juga menghadirkan ilmu pengetahuan dan keahlian praktis untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. “Melalui dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan jejaring mitra, kami berupaya agar hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan,” ujar Johny.

Komitmen tersebut kini mulai membuahkan hasil yang terukur. Salah satu contohnya adalah usaha Keripik Ibu Iyar, yang omzetnya melonjak dari sekitar Rp8 juta per bulan pada 2023 menjadi sekitar Rp27 juta per bulan pada 2026, setelah mendapat pendampingan berupa peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, dan penguatan strategi pemasaran. Hasil serupa juga terlihat pada UMKM gula aren berbahan nira kelapa sawit, yang kapasitas produksinya melonjak dari 200 kilogram menjadi 600 kilogram per hari setelah memperoleh dukungan teknologi, peralatan, dan pendampingan proses produksi secara berkelanjutan. Menurut Johny, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh apabila memperoleh dukungan yang tepat dan konsisten. “Ketika inovasi, teknologi, pendampingan, dan komitmen dipadukan secara konsisten, UMKM dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih kuat, produktif, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Dalam workshop kali ini, peserta secara khusus dibekali tiga hal utama, yaitu penggunaan laporan keuangan digital untuk mencatat arus kas secara lebih tertib, pengembangan desain dan identitas kemasan agar tidak sekadar menjadi pembungkus tetapi juga mencerminkan citra merek, serta penerapan standar kualitas produksi yang lebih bersih, efisien, dan terukur.

Manager Field Operation North PHR, Azumar Ridwan, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berperan menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal.

Dari sisi pelaku usaha, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) IWAPI Rokan Hilir yang juga Anggota DPR RI, Karmila Sari, menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Karena itu, peningkatan kualitas produk, penguatan tata kelola keuangan, transformasi digital, serta inovasi kemasan dinilainya sebagai agenda strategis yang harus terus didorong secara berkelanjutan. Ia turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi mendampingi pelaku UMKM, agar transformasi menuju usaha yang lebih modern dan berdaya saing dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Dengan kegiatan ini, Polbeng semakin membuktikan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang memberikan kontribusi nyata dan dapat diukur bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Melalui sinergi yang terus dijaga bersama seluruh mitra strategisnya, Polbeng berkomitmen menjadikan pendampingan ini sebagai proses berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat, agar UMKM Rokan Hilir semakin profesional, berdaya saing, dan mampu tumbuh secara mandiri. HUMAS POLBENG

CategoriesBerita Campus Activities

Polbeng Lepas 30 Atlet Menuju PORSENI Politeknik XV di Politeknik Negeri Medan

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Politeknik XV Tahun 2026 di Politeknik Negeri Medan. Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Aula Gedung Teknik Informatika Polbeng pada Jumat, 17 Juli 2026, dan dihadiri Direktur Polbeng Johny Custer, Wakil Direktur I Romadhoni, Wakil Direktur III Marhadi Sastra, para official, pelatih, serta seluruh atlet yang akan bertanding.

Sebanyak 30 mahasiswa akan mewakili Polbeng pada ajang yang berlangsung pada 24 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut. Kontingen dijadwalkan berangkat menuju Medan pada 22 Juli 2026 setelah menjalani rangkaian persiapan dan latihan intensif.

Pada PORSENI XV, Polbeng mengirimkan tujuh peserta pada cabang seni, yaitu solo song putra dan putri, baca puisi putri, karikatur putra dan putri, serta kaligrafi putra dan putri. Sementara itu, 23 atlet lainnya akan bertanding pada cabang olahraga, meliputi e-sport, karate, pencak silat, atletik, bulu tangkis, dan catur.

Direktur Polbeng, Johny Custer, dalam sambutannya menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen bukan sekadar untuk mengikuti perlombaan, melainkan membawa nama baik dan kehormatan institusi di tingkat nasional.

“Ananda semua hadir sebagai duta Politeknik Negeri Bengkalis. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan bahwa mahasiswa Polbeng adalah pribadi yang tangguh, kreatif, kompak, serta pantang menyerah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak merasa rendah diri saat berhadapan dengan peserta dari perguruan tinggi lain. Menurutnya, seluruh atlet yang terpilih merupakan mahasiswa terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan sehingga layak mewakili Polbeng pada ajang nasional tersebut.

Salah seorang pelatih kontingen, Erwin Martianis, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan sejak Mei 2026, dimulai dari proses pendaftaran hingga latihan rutin yang dibimbing oleh para pelatih sesuai cabang olahraga dan seni masing-masing.

“Seluruh atlet telah menjalani latihan secara intensif. Kami optimistis kontingen Polbeng mampu memberikan penampilan terbaik dan menargetkan hasil yang lebih baik dengan harapan dapat menembus lima besar,” ujarnya.

Sementara itu, atlet catur Polbeng, Sarah Suhaila, yang kembali dipercaya mewakili kampus pada PORSENI tahun ini, mengaku bangga dapat kembali memperkuat kontingen Polbeng. Ia berharap dapat meningkatkan prestasinya dibandingkan keikutsertaan sebelumnya dan memberikan hasil terbaik bagi almamater.

Pada PORSENI Politeknik XV ini, seluruh atlet Polbeng diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, memperluas pengalaman berkompetisi di tingkat nasional, serta mengharumkan nama institusi melalui prestasi di bidang olahraga dan seni. (HUMAS)

CategoriesBerita

Polbeng dan Universitas Pasir Pengaraian Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Tridarma Perguruan Tinggi

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian (UPP) resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) tentang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Penandatanganan dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 3 Politeknik Negeri Bengkalis.

Penandatanganan MoA dilakukan oleh Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian, Purwo Subekti. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Polbeng, meliputi para wakil direktur, ketua jurusan, kepala pusat dan unit, serta dosen. Sementara itu, dari pihak UPP hadir Dekan Fakultas Teknik beserta jajaran dosen Fakultas Teknik.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dalam memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan kuliah tamu dan kuliah pakar, pertukaran mahasiswa, pemanfaatan fasilitas laboratorium, penyusunan dan peninjauan kurikulum, pengembangan bahan ajar, kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, menyampaikan bahwa kerja sama antarinstitusi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui sinergi sumber daya, pengalaman, dan keahlian yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat segera diwujudkan melalui berbagai program nyata yang mendukung peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi serta memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian, Purwo Subekti, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara kedua institusi menjadi peluang untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan mutu pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui penandatanganan MoA ini, Politeknik Negeri Bengkalis dan Universitas Pasir Pengaraian berkomitmen membangun kolaborasi yang berkelanjutan melalui pelaksanaan program-program yang mendukung pengembangan institusi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. (HUMAS)

CategoriesBerita Campus Activities

Tanam 12.000 Bibit Cabai, Polbeng Perkuat Ketahanan Pangan Desa lewat Teknologi Tepat Guna

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman 12.000 bibit cabai merah varietas Caplak Pelita F8 yang digelar bersama Kelompok Tani Milenial dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP) di Desa Pambang Baru, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan penanaman ini bukan sekadar seremoni satu hari, melainkan bagian dari program berkelanjutan “Polbeng Membangun Desa”, sebuah program kemitraan yang bertujuan mengoptimalkan potensi dan sumber daya desa agar memberikan dampak yang lebih positif bagi masyarakat. Sejak 2021, Polbeng telah memberikan pendampingan kepada Kelompok Tani Milenial, mulai dari proses bertani hingga strategi pemasaran hasil panen, sehingga kegiatan tanam bersama kali ini menjadi bukti nyata dari komitmen jangka panjang tersebut.

Ketua Kelompok Tani Milenial, Abdul Rajak mengungkapkan bahwa Polbeng turut menghadirkan sejumlah teknologi yang mendukung proses bertani, mulai dari sistem Internet of Things (IoT), pagar listrik pengaman lahan, hingga mesin pengaduk pupuk. “Setelah ditanam, kami akan melakukan pemeliharaan sehingga dalam dua sampai tiga bulan ke depan sudah bisa panen. Setiap pohon diperkirakan menghasilkan sekitar dua kilogram cabai, sehingga total panen nanti diperkirakan mencapai 200 hingga 300 kilogram cabai merah,” ujar Abdul.

Abdul juga menitipkan harapan yang lebih besar untuk masa depan pertanian di daerahnya. Ia berharap semakin banyak petani muda yang tergerak untuk terjun ke sektor pertanian, sekaligus berharap Polbeng sebagai institusi pendidikan tinggi dapat membuka program studi pertanian guna mencetak lulusan-lulusan terbaik di bidang tersebut. Selama ini, ia menambahkan, hasil panen kelompok taninya dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional, salah satunya Pasar Terubuk di Bengkalis.

Senada dengan Abdul, Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Polbeng, Labriel Hadi, menjelaskan bahwa kontribusi Polbeng terhadap Kelompok Tani Milenial memang dirancang secara menyeluruh, berfokus pada penyediaan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang mendukung berbagai proses pertanian, mulai dari pembajakan lahan, pembangunan saluran irigasi, hingga penerapan sistem IoT. Dukungan itu pun tidak berhenti di sisi teknis semata. “Kami juga melakukan pendampingan terkait aspek bisnisnya, yang dilakukan langsung oleh dosen-dosen dari Jurusan Administrasi Niaga,” jelas Labriel.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian, Purwo Subekti, yang juga hadir dalam kegiatan ini mengaku kagum dengan kontribusi nyata Polbeng terhadap masyarakat desa. Ia menilai model pendampingan ini dapat menjadi rujukan bagi UPP dalam melakukan pembinaan desa serupa. Sebagai akademisi dengan latar belakang teknik, ia mengaku mendapat banyak wawasan baru mengenai bagaimana ilmu dan teknologi dapat dikontribusikan secara nyata untuk mendukung sektor pertanian.

Dari rangkaian kegiatan ini, Polbeng semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya unggul di bidang teknik dan teknologi, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat desa melalui pendekatan lintas disiplin. Program “Polbeng Membangun Desa” diharapkan terus menjadi jembatan yang menghubungkan dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya petani-petani muda yang lebih produktif dan berdaya saing. (HUMAS)

CategoriesBerita

Dukung Pembelajaran Berbasis Industri, Dosen Jurusan Bahasa Polbeng Ikuti Sertifikasi Digital Marketing 

BENGKALIS – Sejumlah dosen Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TDDI Pekanbaru pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini meliputi tahapan pra asesmen, asesmen kompetensi, dan pasca asesmen sebagai bagian dari proses sertifikasi untuk mengukur serta memastikan kompetensi peserta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Keikutsertaan dosen dalam sertifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya Jurusan Bahasa Polbeng dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri, khususnya di bidang pemasaran digital.

Ketua Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis, Diah Paramita Sari, menyampaikan bahwa sertifikasi Digital Marketing memiliki keterkaitan erat dengan kurikulum yang diterapkan di jurusan. Menurutnya, sejumlah mata kuliah seperti Digital Marketing, Digital Content Creation, Marketing Communication, dan Social Media Management membutuhkan dosen yang memiliki kompetensi profesional dan terkini di bidang tersebut.

“Melalui sertifikasi ini, dosen tidak hanya memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki, tetapi juga dapat menghadirkan proses pembelajaran yang lebih relevan, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan industri digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi melalui sertifikasi profesi merupakan investasi jangka panjang bagi institusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan dosen yang memiliki kompetensi tersertifikasi, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mampu meningkatkan daya saing lulusan.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Bahasa Polbeng berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kompetensi dosen melalui berbagai program sertifikasi profesi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi serta penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. (HUMAS)

CategoriesBerita

Polbeng Tegaskan Komitmen Dukung Energi Terbarukan, Kawal Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menegaskan komitmennya mendukung target Indonesia mencapai emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Polbeng, Romadhoni, dalam kuliah umum bertajuk “Potential Renewable Energy in Riau Indonesia, Toward Indonesia’s 2060 Net Zero Goal” yang digelar di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, Kamis (2/7/2026).

Bagi Polbeng, dukungan ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Romadhoni mengungkapkan bahwa kampus telah lebih dulu membuktikannya dengan memasang 264 unit panel surya di atap tiga gedung utama, yaitu Gedung Rektorat, Gedung Teknik Elektro, dan Gedung Teknik Mesin. “Ini adalah bukti bahwa Polbeng tidak hanya berbicara soal energi terbarukan di ruang kelas, tetapi juga menerapkannya langsung di lingkungan kampus. Setiap kWh yang dihasilkan dari panel surya ini adalah bagian dari kontribusi kecil kami untuk target besar Indonesia menuju NZE 2060,” ujar Romadhoni.

Lebih jauh, Romadhoni menekankan bahwa dukungan terhadap energi terbarukan tidak akan berarti banyak tanpa ketersediaan sumber daya manusia yang benar-benar memahami dan peduli terhadap isu ini. Karena itu, keberadaan panel surya di kampus juga diarahkan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa, sekaligus bentuk komitmen Polbeng mencetak lulusan yang sadar lingkungan. “Banyak lulusan Polbeng yang saat ini bekerja di industri energi. Oleh karena itu, Polbeng concern untuk membekali mereka sejak di bangku kuliah dengan pemahaman dan pengalaman langsung terhadap teknologi energi bersih,” jelas Romadhoni.

Kuliah umum ini turut menghadirkan Maizirwan Mel, Profesor dari International Islamic University Malaysia (IIUM), sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Maizirwan mengulas potensi besar energi terbarukan yang dimiliki Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis, mulai dari energi surya, biomassa, hingga sumber energi alternatif lain yang selama ini belum tergarap maksimal. Ia menegaskan bahwa potensi besar saja tidak akan cukup untuk membawa Indonesia mencapai target NZE 2060 apabila tidak dibarengi perencanaan yang matang dan konsistensi usaha dari seluruh pemangku kepentingan. “Harus ada plan yang jelas dan usaha yang konsisten. Tanpa keduanya, potensi sebesar apa pun hanya akan menjadi angka di atas kertas,” tegas Maizirwan.

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini berlangsung interaktif, diwarnai berbagai pertanyaan kritis seputar peluang Indonesia, khususnya Riau, dalam mengembangkan energi terbarukan, tantangan implementasi di lapangan, hingga peran generasi muda dan lulusan vokasi dalam mengawal transisi energi bersih ke depan.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran dan semangat mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam transisi energi nasional, sekaligus mempertegas posisinya sebagai kampus vokasi yang tidak hanya mencetak tenaga teknis andal, tetapi juga generasi yang peduli terhadap masa depan bumi. HUMAS

CategoriesBerita

Jelang Final KKI 2026, Polbeng Bangun Sinergi dengan Pemprov Riau dan Danlanal Dumai

BENGKALIS – Menjelang pelaksanaan Final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada Rabu (1/7), yang dilanjutkan dengan audiensi bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris pada Kamis (2/7).

Audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polbeng sebagai tuan rumah KKI 2026 untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi nasional yang akan berlangsung pada 14–17 September 2026 di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis.

Dalam pertemuan bersama Plt. Gubernur Riau, Direktur Polbeng Johny Custer memaparkan kesiapan kampus sebagai penyelenggara sekaligus menyampaikan perkembangan persiapan pelaksanaan KKI 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut akan mempertemukan sebanyak 146 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi menampilkan inovasi teknologi maritim.

Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik penyelenggaraan KKI 2026 di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dan tamu yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, siap memberikan dukungan agar pelaksanaan KKI 2026 dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

Sebagai tindak lanjut, jajaran Polbeng juga melakukan audiensi dengan Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris untuk membahas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemaritiman serta koordinasi selama penyelenggaraan kompetisi. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan penyelenggaraan KKI 2026 yang mengusung tema “Garda Maritim Nusantara: Inovasi Teknologi Kapal Coast Guard yang Tangguh, Responsif, dan Mandiri untuk Kedaulatan Bangsa”.

KKI merupakan salah satu ajang kompetisi mahasiswa tingkat nasional di bidang teknologi kemaritiman yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan teknologi kapal. Pada pelaksanaan tahun ini, peserta akan berkompetisi pada berbagai kategori yang mencakup desain inovasi kapal, sistem permesinan dan kelistrikan kapal, hingga unjuk performa prototipe kapal nirawak dan Remotely Operated Vehicle (ROV).

Sebagai tuan rumah, Polbeng telah melakukan berbagai persiapan sejak beberapa bulan terakhir, mulai dari rapat koordinasi bersama panitia pusat, penyusunan pedoman teknis perlombaan, pengukuran arena lomba, hingga penyiapan sarana dan prasarana pendukung. Persiapan tersebut juga melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai mitra yang akan mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Direktur Polbeng Johny Custer sebelumnya menyampaikan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah KKI 2026 merupakan amanah yang harus dipersiapkan secara maksimal. Selain menyukseskan pelaksanaan kompetisi, Polbeng juga ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta, dewan juri, dan tamu yang hadir selama kegiatan berlangsung.

Penyelenggaraan KKI 2026 di Bengkalis diharapkan tidak hanya melahirkan berbagai inovasi teknologi maritim dari mahasiswa Indonesia, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sektor kemaritiman nasional. Di sisi lain, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Kabupaten Bengkalis sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan berskala nasional. HUMAS

CategoriesBerita Campus Activities

Teknik Elektro Polbeng Jalin Kolaborasi Internasional Melalui TVET Industry Immersion 2026

BENGKALIS – Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bersama Politeknik Melaka, Malaysia, melaksanakan Program TVET Industry Immersion 2026 pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung secara kolaboratif ini bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran berbasis industri kepada mahasiswa, khususnya dalam bidang teknik pengukuran dan instrumentasi yang menjadi bagian dari kompetensi utama Program Studi D4 Teknik Listrik.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan perkuliahan tamu yang terintegrasi dengan mata kuliah Teknik Pengukuran dan Instrumentasi yang diajarkan kepada mahasiswa semester dua Program Studi D4 Teknik Listrik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami penerapan teori secara langsung melalui demonstrasi sistem elektrik dan teknik pengukuran yang digunakan di lingkungan industri.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Politeknik Melaka dan pihak industri yang berbagi pengalaman serta praktik terbaik terkait sistem elektrik dan pengukuran industri. Selain diikuti mahasiswa Program Studi D4 Teknik Listrik Polbeng, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Politeknik Melaka sebagai bagian dari kolaborasi pembelajaran lintas negara.

Dari pihak Polbeng, kegiatan turut dihadiri sejumlah dosen dan tenaga laboratorium Jurusan Teknik Elektro, termasuk Ketua Jurusan M. Nur Faizi, dan Koordinator Program Studi Muharnis.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan mengenai sistem elektrik industri, teknik pengukuran, penggunaan instrumen pengukuran, serta berbagai penerapan yang umum digunakan dalam dunia industri. Materi yang disampaikan tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis mahasiswa, tetapi juga memberikan gambaran mengenai praktik kerja yang sesungguhnya di lapangan.

Kolaborasi antara Polbeng dan Politeknik Melaka ini menjadi salah satu bentuk penguatan jejaring akademik internasional dalam bidang Technical and Vocational Education and Training (TVET).

“Selain mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara dosen, mahasiswa, serta praktisi industri dari kedua institusi,” ujar Muharnis.

Ke depan, kerja sama antara kedua institusi direncanakan akan terus dikembangkan melalui berbagai program bersama, termasuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat atau Corporate Social Responsibility (CSR) lintas negara. Jurusan Teknik Elektro berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat berlanjut secara berkesinambungan dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa maupun penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi.

Melalui kegiatan TVET Industry Immersion 2026, mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan wawasan akademik, tetapi juga pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri. Diharapkan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. (HUMAS)

CategoriesBerita Achievement

Dosen Teknik Informatika Polbeng Raih Beasiswa Kemitraan Indonesia untuk Studi Doktoral di Jerman

BENGKALIS – Pengalaman mengikuti Pre-Doctoral Course Program di Technische Universität Dresden (TU Dresden), Jerman, pada awal tahun 2026 menjadi salah satu bekal bagi Elvi Rahmi dalam mempersiapkan studi lanjut di perguruan tinggi tersebut. Dosen Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) itu berhasil memperoleh Beasiswa Kemitraan Indonesia Tahun 2026 untuk melanjutkan pendidikan pada Program Doktor bidang Computer Science.

Melalui beasiswa tersebut, Elvi Rahmi akan menempuh studi doktoral di TU Dresden dengan fokus pengembangan keilmuan pada bidang artificial intelligence dan computer vision. Ia dijadwalkan memulai studi pada Oktober 2026 dengan masa pendidikan sekitar tiga hingga empat tahun.

Keberhasilan tersebut diraih setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang dimulai sejak awal tahun 2026. Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, wawancara psikologi, serta wawancara bidang keilmuan. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut adalah pemenuhan persyaratan administrasi berupa Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan.

Bagi Elvi Rahmi, melanjutkan studi di Jerman merupakan kesempatan untuk memperdalam kapasitas riset pada bidang yang selama ini menjadi fokus pengembangannya. Selain dikenal memiliki kualitas pendidikan yang baik, Jerman juga dinilai memiliki budaya riset yang kuat, terstruktur, dan mendorong kemandirian akademik.

“Saya melihat Jerman sebagai lingkungan yang tepat untuk mengembangkan diri menjadi peneliti yang lebih matang, terutama dalam bidang artificial intelligence dan computer vision,” ujarnya.

Pemilihan TU Dresden sebagai tujuan studi juga didasarkan pada kesesuaian bidang penelitian yang tersedia dengan fokus keilmuan yang ingin dikembangkannya. Universitas tersebut memiliki fasilitas dan jejaring penelitian yang kuat dalam bidang kecerdasan buatan, analitik data, high-performance computing, serta transformasi digital.

Keputusan tersebut semakin mantap setelah Elvi Rahmi mengikuti Pre-Doctoral Course Program di TU Dresden pada awal tahun 2026. Melalui program tersebut, ia berkesempatan mengenal secara langsung lingkungan akademik, budaya riset, sistem supervisi, hingga fasilitas penelitian yang tersedia di kampus tersebut.

“Selama program itu saya tidak hanya mengenal reputasi universitasnya, tetapi juga memahami bagaimana budaya riset dan lingkungan akademiknya berjalan. Pengalaman itu membuat pilihan saya terhadap TU Dresden menjadi lebih personal dan lebih matang,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai pelaksanaan studi doktoral di TU Dresden sekaligus membantu dalam mempersiapkan arah penelitian yang akan dikembangkan selama masa pendidikan.

Melalui studi yang akan ditempuh, Elvi Rahmi berharap dapat memperkuat kompetensi riset dan memperluas jejaring akademik internasional yang nantinya dapat mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di Polbeng. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh studi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan bidang teknologi informasi, khususnya yang berkaitan dengan artificial intelligence dan computer vision.

Kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri melalui Beasiswa Kemitraan Indonesia ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas akademik dosen yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan kolaborasi di lingkungan Polbeng pada masa mendatang. (HUMAS)

CategoriesBerita

Raih Seroja Awards 2026, Polbeng Terbaik dalam Pengelolaan Barang Milik Negara

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) meraih predikat Terbaik II dalam kategori Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik Tahun 2025 pada ajang Seroja Awards yang digelar di Ballroom The Zuri Dumai Hotel, Rabu, 24 Juni 2026.

Seroja Awards merupakan bentuk apresiasi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai kepada para pemangku kepentingan, mitra kerja, dan pengguna layanan yang telah mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPKNL Dumai. Nama “Seroja” sendiri diambil dari motto KPKNL Dumai, yaitu Semangat, Energik, Ramah, Optimis, Jujur, dan Amanah.

Direktur Polbeng Johny Custer hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Johny menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi seluruh sivitas akademika Polbeng dalam mengelola aset negara secara profesional. “Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah bukti bahwa komitmen kami dalam menjaga dan mengelola Barang Milik Negara dengan baik mulai membuahkan hasil,” ujar Johny.

Sementara itu, Farhan Wira Kusuma, selaku Pengelola Barang Milik Negara Polbeng, menyambut baik apresiasi ini. Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Polbeng dalam mewujudkan tata kelola aset yang tertib, akuntabel, transparan, dan optimal. Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan administrasi aset yang baik serta konsistensi dalam mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, mulai dari tata kelola hingga pelaporan.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh tim yang telah bekerja keras dan berkomitmen dalam mengelola Barang Milik Negara Polbeng. Kami berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara ke depan,” ujar Farhan.

Dengan raihan penghargaan ini, Polbeng berharap dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengelolaan Barang Milik Negara, serta menjadi inspirasi bagi satuan kerja lain dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Polbeng berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani. HUMAS