Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesUncategorized

Polbeng Undang Personil BLH Bengkalis sebagai Narasumber Kuliah Umum

Dalam rangka mensukseskan salah satu program baru, yakni Kampus Bebas Sampah, Politeknik Negeri Bengkalis menggelar kuliah umum pada Selasa (3110) di Aula Gedung Utama. Mengusung tema “Inovasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam dengan Konsep Green Laboratory Menuju Pembangunan Berkelanjutan, pembicara yang dihadirkan dalam kuliah umum ini adalah Rafiani yang merupakan salah satu personil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis.

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Teguh Widodo, ini diikuti oleh mahasiswa dari beberapa jurusan di Polbeng.

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kuliah umum ini adalah sebagai sarana penambah wawasan bagi mahasiswa dan mengenalkan program Kampus Bebas Sampah di lingkungan Politeknik Negeri Bengkalis sehingga akan tumbuh kesadaran dalam diri mahasiswa untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan mensukseskan program Polbeng tersebut.

“Program Kampus Bebas Sampah ini kita buat untuk membentuk budaya tertib, bersih dan disiplin di lingkungan kampus, sehingga tidak ada lagi masalah membuang sampah sembarangan,” ungkap Teguh.

Menurut Teguh, pihak Polbeng sudah mengajukan permintaan untuk 12.000 bibit pohon nangka dan sirsak kepada Pemda untuk di tanam dilingkungan kampus dan perumahan dinas Polbeng. Rencananya, penanaman bibit pohon ini akan dimulai pada saat acara family gathering dosen dan karyawan Polbeng pada 12 Nopember mendatang. (IRM)

CategoriesUncategorized

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Polbeng Berlangsung Hikmat

Senin (30/10), sivitas akademika Politeknik Negeri Bengkalis menggelar upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda Indonesia yang ke 89. Bertempat di halaman Gedung Utama, upacara ini dipimpin langsung oleh Direktur Muhamad Milchan dan diikuti oleh dosen, tendik, anggota organisasi mahasiswa, dan perwakilan mahasiswa dari masing-masing program studi di Polbeng.

Dimulai pada pukul 07.30 WIB, upacara ini berlangsung hikmat dan diikuti dengan baik oleh seluruh peserta. Dalam upacara tersebut, dibacakan hasil keputusan Kongres Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 oleh Ketua BEM Polbeng. Selanjutnya, Direktur membacakan pidato peringatan hari Sumpah Pemuda oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi yang berisi tentang sejarah peringatan hari Sumpah Pemuda dan bagaimana para pemuda pada waktu itu berjuang untuk bangsa Indonesia dan menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada sehingga terlahir tiga isi utama hasil kongres pemuda, yakni pernyataan bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu.

Dalam pidato tersebut, turut disampaikan bahwa kondisi perkenbangan teknologi saat ini yang sudah sangat pesat dan memudahkan segala urusan malah membuat perpecahan dan kekacauan. Oleh karena itu, Imam Nahrawi berharap peringatan Sumaph Pemuda ke 89 ini mampu kembali menggelorakan semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk mempersatukan bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Sebelum upacara berakhir pada pukul 08.20 WIB, upacara turut diselingi dengan nyanyian lagu nasional oleh tim paduan suara Polbeng yang menambah semangat peserta upacara dalam memperingati salah satu hari bersejarah bangsa Indonesia ini. (IRM)

CategoriesUncategorized

FORMADIKSI Polbeng Gelar Seminar Kepemimpinan

Mengangkat tema “Menciptakan Pemuda yang Berjiwa Pemimpin dan Kreatif”, Sabtu (28/10), Forum Mahasiswa Bidikmisi (FORMADIKSI) Politeknik Negeri Bengkalis menggelar seminar kepemimpinan di Aula Gedung Utama.

Seminar yang dikhususkan bagi penerima beasiswa bidikmisi di Polbeng ini dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WIB, diisi dengan materi dari narasumber yang telah diundang oleh pihak panitia, yakni Bapak Ruliono yang merupakan fasilitator pemberdayaan masyarakat dan Direktur Bengkalis Institute.

Seminar tersebut dibuka langsung oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Teguh Widodo, mewakili Direktur yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Teguh berterima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan acara dengan baik.

Teguh menghimbau kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi agar senantiasa meningkatkan prestasi. “Kegiatan ini merupakan pembinaan bagi mahasiswa bidikmisi agar selain aktif dalam perkuliahan, aktif juga dalam hal pengembangan diri dan organisasi,” ungkapnya. Beliau menyampaikan kepada peserta agar mensyukuri beasiswa yang telah diberikan pemerintah.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Saputra menyampaikan betapa beruntungnya kita sebagai penerima beasiswa bidikmisi yang sangat membantu biaya perkuliahan. Kepada seluruh peserta, beliau berharap agar bidikmisi menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan mimpi dan membanggakan orang tua. (IRM)

CategoriesUncategorized

Menristekdikti: Politeknik Berkualitas, Pendidikan Vokasi Akan Jadi Pilihan Favorit

Untuk mampu bersaing di ranah nasional maupun global, industri suatu negara harus didukung oleh tenaga kerja yang produktif. Produktivitas tenaga kerja ditentukan oleh kompetensi tenaga kerja yang dapat membantu memajukan daya saing perekonomian suatu bangsa.

Hal ini disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir saat meresmikan Politeknik Ketenagakerjaan bersama 2 (dua) Menteri kabinet kerja yaitu Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hanif Dakhiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, bertempat di BBPLK, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/10).

Langkah strategis yang telah ditempuh oleh Kementerian Ketanagakerjaan RI yang baru saja mendirikan Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker), disambut baik Menteri Nasir dalam rangka melahirkan tenaga kerja baru yang berkompeten dari Politeknik.

“Pendidikan vokasi di Indonesia hanya sekitar 16%. Politeknik harus kita dorong agar menjadi Politeknik yang berkualitas dan unggul, dengan begitu saya yakin kedepannya pendidikan vokasi akan menjadi salah satu pilihan favorit bagi anak-anak di Indonesia untuk mengemban pendidikan yang lebih tinggi,” tutur Menteri Nasir dalam sambutannya.

Bila dibandingkan, jumlah penduduk Indonesia hanya sebanyak 1 (satu) banding 6 (enam) dari jumlah penduduk di China, namun di China hampir 56% perguruan tingginya merupakan pendidikan vokasi, sedangkan di Indonesia dengan jumlah perguruan tinggi yang lebih banyak dibanding China tetapi China memiliki lebih banyak tenaga kerja yang produktif bila dibandingkan dengan Indonesia.

“Kompetensi tenaga kerja banyak dipengaruhi oleh pengalaman semasa kerja dan pengalaman kerja semasa masih menjadi peserta didik. Saat ini, pendidikan vokasi menjadi kunci jawaban atas kebutuhan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif,” ujar Menteri Nasir.

Menteri Nasir menambahkan, para pendidik di Politeknik tidak hanya berasal dari lulusan akademik dengan syarat lulusan pendidikan S1 ataupun S2, tetapi ketika dia sudah menjadi ahli industri di bidangya dan berpengalaman, itu bisa menjadi prioritas untuk menjadi dosen di Politeknik.

“Ini pernah terjadi ketika seseorang ingin menjadi dosen di Politeknik dengan riwayat pendidikannya hanya sampai Diploma 3 (D3) Pelayaran, tetapi dia memiliki riwayat kerja bersama nahkoda selama 10 tahun dan memiliki sertifikat tertinggi pada bidangnya, artinya pengalamannya ini menjadikan ia bisa lebih mumpuni dan layak untuk menjadi dosen di Politeknik dengan berbagai pertimbangan,” terangnya.

Harapan Menteri Nasir, nantinya lulusan Politeknik selain mendapatkan ijazah, mereka juga harus memiliki sertifikat kompetensi di bidangnya masing-masing minimal pada tingkatan 5 (lima). Ia juga mengimbau agar mahasiswa Politeknik jangan hanya menjadi ahli madya tetapi harus diarahkan untuk memiliki sertifikasi industri.

Sumber : Ristekdikti

CategoriesUncategorized

MPM Polbeng Gelar Training Legislatif Perdana

Majelis Perwakilan Mahasiswa Mahasiswa (MPM) Politeknik Negeri Bengkalis menggelar kegiatan Training Legislatif perdana pada Sabtu (21/10) di Aula Gedung Utama Polbeng.

Dengan mengusung tema The Power of Legislatif, pihak penyelenggara mengundang anggota Komisi A DPRD Riau, Abdul Vattah Ali Hasyim Harahap sebagai narasumber dan dihadiri oleh mahasiswa baru dan anggota BEM Polbeng sebagai peserta.

Menurut Ketua MPM Polbeng, pelaksanaan kegiatan ini merupakan yang perdana dan bertujuan untuk meningkatkan minat mahasiswa baru untuk bergabung dengan organisasi legislative kampus.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Teguh Widodo yang turut hadir dan membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Bpk Abdul Vattah ini merupakan pendahulu beliau dan pernah menjadi wakil direktur di Polbeng dan masih sering mensponsori beberapa kegiatan di Polbeng.

“Kami berharap Bapak dapat membagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa kami agar pengetahuan mereka semakin baik dalam mengelola organisasi di kampus maupun diluar kelak,” harap Teguh.

Beliau juga turut menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang hadir agar mengikuti kegiatan dengan baik. (IRM)

CategoriesUncategorized

Kontingen Polbeng Berhasil Toreh Prestasi Memuaskan di NWC 2017

Untuk kedua kalinya, Politeknik Negeri Bengkalis kembali berpartisipasi dalam ajang National Welding Championship (NWC) se politeknik di Indonesia. Ajang ini baru saja selesai digelar di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Tahun ini Polbeng mengirimkan enam orang mahasiswa sebagai peserta dan mengikuti dua kategori lomba, 1G plat dan 3F plat dengan masing-masing 3 orang perwakilan untuk satu kategori.

Dalam kejuaraan las yang diselenggarakan mulai tanggal 12 sampai 14 Oktober tersebut, kontingen Polbeng mampu memperoleh hasil yang memuaskan. Dalam kategori 3F Plat, Suherman yang merupakan mahasiswa semester lima Teknik Mesin Produksi dan Perawatan berhasil menjadi harapan 1, sedangkan Reza Septiawan yang merupakan mahasiswa semester satu Teknik Perkapalan meraih harapan 3 kategori 1G Plat.

Selama di Bangka Belitung, peserta dari Polbeng ini didampingi oleh salah satu dosen Teknik Perkapalan beserta instruktur, M. Helmi dan Efrizal. Menurut Helmi, pihak kampus sudah melakukan seleksi sebelum keberangkatan. Dari 20 peserta seleksi yang terdiri dari mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Perkapalan, dipilih 6 orang peserta yang dinilai layak utnuk menjalani pelatihan dan lomba NWC tersebut.

“Prestasi kita meningkat dibandingkan di Poltera tahun lalu. Kita berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dengan persiapan yang lebih matang melalui praktek sebelum lomba,” ungkap Helmi. Helmi menambahkan, Polbeng juga berencana akan menjadi tuan rumah untuk ajang kejuaraan nasional ini. “Kemarin rekan-rekan NWC sepakat meminta Bengkalis menjadi tuan rumah, mudah-mudahan bisa teralisasi.” Tutupnya. (IRM)

CategoriesUncategorized

Dua Orang Dosen Polbeng Ikuti Program Retooling DIKTI Dalam Negeri

Setelah beberapa waktu lalu dua orang dosen Polbeng, Pardi dan Nurul Fahmi, berangkat ke Kanada untuk mengikuti Program Beasiswa Retooling Luar Negeri, kali ini dua orang dosen kembali berangkat untuk mengikuti program yang sama. Kedua dosen tersebut adalah Eko Prayitno dan Muhammad Ikhsan yang masing-masing merupakan dosen Jurusan Teknik Perkapalan dan Teknik Informatika. Eko dan Ikhsan yang lulus untuk program dalam negeri akan mengikuti program retooling ini di dua institusi berbeda dengan bidang keahlian yang berbeda pula.

Eko Prayitno uang mengambil keahlian bidang Certified Data Center Professional (CDCP)akan magang mulai tanggal 16 Oktober sampai 10 November 2017 di Politeknik Negeri Malang. Sementara Muhammad Ikhsan yang mengambil bidang keahlian Desain Produk Manufaktur akan mengikuti programnya di Politeknik Manufaktur Negeri Bandung mulai tanggal 16 Oktober sampai 8 Desember 2017. Kedua dosen ini telah berangkat pada Minggu, (15/10) kemarin.

Sama halnya dengan program retooling luar negeri, selama pelaksanaan program retooling dalam negeri ini, peserta akan diberikan pelatihan mengenai bidang keahlian yang telah dipilih. Selanjutnya di akhir program, seluruh peserta akan mengikuti sertifikasi kompetensi untuk memperoleh sertifikat keahlian yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi peserta.

Program retooling ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen-dosen di perguruan tinggi vokasi, dimana selam ini kesempatan mereka untuk dapat mengikuti program serupa dan mendapatkan sertifikat di bidang keahliannya masih terbatas. Melalui program ini, Kemenristekdikti berusaha untuk meningkatkan kualitas pengajaran dosen kepada mahasiswa, karena dengan memiliki sertifikat di bidangnya, dosen akan lebih paham tentang apa yang diajarkannya dan mampu meningkatkan kinerja dosen tersebut.(IRM)

CategoriesUncategorized

Polbeng Kembali Ukir Prestasi di Business Administration Contest ke IV di Padang

Business Administration Contest (BAC) ke IV baru saja selesai digelar di Politeknik Negeri Padang. Kontes ini diselenggarakan pada tanggal 10 s/d 11 Oktober lalu. Kontes yang diadakan setiap tahun ini adalah kontes khusus untuk bidang administrasi bisnis dengan delapan kategori yang dilombakan. Pada pergelaran keempat ini, ada sekitar 18 politeknik yang ikut berpartisipasi.

Tahun ini Politeknik Negeri Bengkalis kembali berpartisipasi dalam ajang untuk politeknik se Indonesia tersebut dengan mengirimkan delapan perwakilan mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga dan mengambil bagian dalam empat kategori lomba, yakni meeting design contest, secretarial contest, typing speed contest, dan business presentation skill.

Setelah tahun sebelumnya berhasil meraih prestasi membanggakan dalam kontes tersebut, tahun ini kontingen Polbeng kembali berhasil membawa pulang piala juara untuk dua kategori komba, yakni juara 3 kategori Meeting Design atas nama Radha Afrilia Wardhani dan harapan 2 kategori typing speed atas nama Rezqi Praditha.

Mahasiswa yang ikut dalam kontes ini juga didampingi oleh dua orang dosen Administrasi Niaga, yakni Tri Handayani, M. Alkadri Perdana serta Ketua Jurusan Administrasi Niaga Nurhazana yang turut ikut serta juga dalam kegiatan tersebut.

Salah satu dosen pendamping dari Polbeng ini, M. Alkadri Perdana turut menjadi juri kategori business presentation.

Menurut Nurhazana, sebelum keberangkatan, mahasiswa sudah dibekali dengan bimbingan oleh dosen yang ditunjuk prodi sesuai kategori yang diikuti sebagai persiapan kontes. Untuk kontes tahun depan yang akan digelar di Pontianak, belaiu berharap bisa ikut dalam semua kategori kontes.

“Untuk persiapan kontes tahun depan, kita akan mulai menyeleksi mahasiswa yang berbakat melalui lomba di tingkat prodi agar prestasi kita bisa lebih baik lagi,” harapnya. (IRM)

CategoriesUncategorized

Ikuti Retooling Program DIKTI, Dosen Polbeng akan Magang di Kanada

Dua orang dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Pardi dan Nurul Fahmi yang masing-masing merupakan dosen Jurusan Teknik Perkapalan dan Teknik Informatika akan berada di Kanada selama lebih kurang dua bulan kedepan untuk mengikuti Program Beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Perguruan Tinggi Vokasi. Pardi yang mengambil bidang keahlian Marine, Technics, Safety in Marine (Keselamatan Maritim) akan melaksanakan program di Marine Institute Kanada selama 10 minggu dan berangkat pada tanggal 11 Oktober dari Jakarta.

Sementara itu, Nurul Fahmi yang mengambil bidang Overview of Petroleum Industry; Oil and Gas Operation, Drilling Technology and Operation, Oil Gas Field Health and Safety Operation (Operasi Migas, Teknologi Pengeboran, dan K3 Migas) melaksanakan program di SAIT (Southern Alberta Institute of Technology) Canada dengan durasi waktu 6 minggu dan berangkat pada tanggal 13 Oktober dari Jakarta. Sebelum berangkat ke Kanada, Kedua dosen Polbeng ini bersama dengan peserta dari perguruan tinggi vokasi lain akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu dari pihak penyelenggara.

Program Retooling ini sendiri merupakan salah satu program beasiswa yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia.

Program ini merupakan gabungan antara pelatihan kompetensi dengan serifikasi dan magang di lembaga atau mitra industry yang menunjang bidang keahlian dosen vokasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen sesuai dengan bidang keahilan yang dimiliki, dan meningkatkan kualitas pengajaran kepada mahasiswa karena dosen sudah tersertifikasi di bidangnya.

Dalam pelaksanaannya, program ini dibagi kedalam dua pilihan, program untuk dalam negeri dan luar negeri dengan lama pelaksanaan antara 4-10 minggu. Untuk mengikuti program ini, peserta sebelumnya telah mendaftar pada awal Agustus sampai pertengahan September lalu secara online dengan melengkapi beberapa persyaratan pendaftaran, salah satunya sertifikat TOEFL dengan skor 450 untuk dalam negeri dan 500 untuk luar negeri. Ada banyak lembaga dan mitra industry serta program keahlian yang ditawarkan kepada peserta yang bisa dipilih sesuai dengan keahlian bidang dosen masing-masing.

Untuk program dalam negeri, tersedia 47 bidang keahlian, sementara untuk program luar negeri ada 16 bidang keahlian yang tersedia. Setelah peserta dinyatakan lulus dan mengikuti program ini, peserta akan mendapat pelatihan mengenai bidang keahlian yang dipilih, selanjutnya di akhir program, peserta akan mengikuti sertifikasi kompetensi bidang dan akan mendapatkan sertifikat yang diakui secara internasional jika berhasil lulus. (IRM)

CategoriesUncategorized

HIMPRO Administrasi Bisnis Internasional Selenggarakan Seminar Kewirausahaan bagi Mahasiswa Polbeng

Sabtu (7/10), Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional menggelar kegiatan seminar kewirausahaan dengan tema “Setup Our Mind to be an Entrepreneur with Inovation and Creativity”. Seminar yang diselenggarakan di Aula Gedung Utama ini berlangsung selama setengah hari dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Pelaksanaan seminar ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa tentang dunia wirausaha. Pelaksanaan seminar ini juga didukung oleh Kodim 0303, Ketua DPRD, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIMPI PT).

Sebagai pemateri seminar, pihak penyelenggara mengundang Raja Kartini Khairunnisa yang merupakan alumni Politeknik Negeri Bengkalis sekaligus pemilik usaha KS Cake and Bread dan Afwan Afandi, pemilik usaha Partner Print sebagai narasumber dalam seminar tersebut.

Menurut M. Hamidi, ketua pelaksana, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah mahasiswa dari berbagai jurusan di Politeknik Negeri Bengkalis yang sebelumnya telah mendaftarkan diri sebagai peserta yang seluruhnya berjumlah lebih kurang 150 orang.

Selama seminar berlangsung, pemateri menyampaikan kepada peserta mengenai langkah awal berbisnis, hambatan dalam berbisnis, menghadapi ketakutan untuk mulai berbisnis, fase-fase yang dihadapi pebisnis dan strategi dalam berbisnis. Narasumber juga berbagi ilmu dan pengalaman mereka dalam menjalankan usaha yang mereka geluti.

Peserta seminar juga sangat antusias dan aktif dalam mengikuti seminar, terbukti dengan diskusi yang dilakukan bersama narasumber serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta dalam sesi Tanya jawab. Seminar juga diisi dengan games untuk mengasah kreativitas mahasiswa dengan paket hadiah menarik dan doorprize dari panitia.

“Semoga seminar ini menjadi titik awal bagi mahasiswa yang ingin menjadi seorang pengusaha hebat dan menyiapkan diri untuk bersaing di dunia bisnis. Saya juga berharap mindset mahasiswa dapat berubah dan berusah untuk menjadi pengusaha yang kreatif dan inovatif,” ungkap Hamidi.

Harapan serupa turut disampaikan oleh Ketua HIMPRO ABI, Asnawi. “Semoga seminar ini menjadi motivasi mahasiswa untuk menjadi pengusaha yang sukses dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” harapnya. (IRM)