Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita

BJKW I Banda Aceh Kembali Fasilitasi Uji Sertikom Bidang Konstruksi untuk Mahasiswa Teknik Sipil Polbeng

BENGKALIS – Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Banda Aceh bersama Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) secara resmi membuka kegiatan Fasilitasi Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Bidang Konstruksi SDM Vokasional Bidang Konstruksi di Ruang Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu 1 pada Senin, 15 Juli 2025.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BJKW I Banda Aceh, Indra Suhada. Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut, Direktur Polbeng, Johny Custer, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Mahardi Sastra, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Zainal Abidin, Ketua Jurusan Teknik Sipil, Hendra Saputra, sejumlah personil BJKW Banda I Aceh dan tamu undangan lainnya.

Uji sertifikasi kompetensi bidang konstruksi ini merupakan kerja sama BJKW dan Polbeng yang telah diselenggarakan secara rutin selama beberapa tahun. Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) calon tenaga kerja bidang konstruksi secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan tenaga yang produktif dan kompeten. Tahun ini, sebanyak 123 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Polbeng akan mengikuti uji kompetensi ini.

Dalam sambutannya, Johny Custer menyampaikan apresiasi kepada BJKW I Banda Aceh sebagai pihak yang memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi. Johny menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polbeng dalam meningkatkan daya saing lulusan di sektor konstruksi.

“Terselenggaranya sertifikasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara BJKW I Banda Aceh dan Polbeng. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat kualitas SDM di bidang konstruksi, tetapi juga memastikan tenaga kerja yang dihasilkan memenuhi standar kompetensi yang diakui secara nasional,” ujar Johny

 

Senada dengan hal itu, Kepala BJKW I Banda Aceh, Indra Suhada menekankan pentingnya sertifikat kompetensi bagi calon tenaga kerja konstruksi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. “Sertifikat kompetensi merupakan hal wajib yang harus dimiliki calon tenaga konstruksi sebelum menjalankan tanggung jawabnya” jelas Indra.

Di akhir acara pembukaan, pihak BJKW I Banda Aceh juga melakukan penyerahan rompi dan safety helmet secara simbolis kepada peserta uji sertifikasi. Kegiatan uji sertifikasi kompetensi akan berlangsung pada 15–16 Juli 2025 dengan dua skema, yaitu Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 6) dan Pengawas Pekerjaan Bangunan Gedung (Level 5). Ada beberapa tahapan ujian, yakni ujian tulis, ujian praktik, wawancara, dan verifikasi portofolio. (HUMAS)

CategoriesBerita

Dosen Polbeng Ikuti Pelatihan Guru Bahasa Mandarin di Taiwan, Tingkatkan Kompetensi di Bidang Pengajaran dan Budaya

NEW TAIPEI, TAIWAN – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogis Bahasa Mandarin serta memperkuat pemahaman budaya dan sistem pendidikan di Taiwan, salah satu dosen Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Erma Domos, mengikuti kegiatan Pelatihan Guru Bahasa Mandarin Luar Negeri yang diselenggarakan oleh International Talent Circulation (INTACT) Base Indonesia di Hsing Wu University, New Taipei, Taiwan, selama 10 hari, mulai tanggal 5 hingga 14 Juli 2025 lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta, terdiri dari pengajar Bahasa Mandarin yang tergabung dalam INTACT Base Bangka Belitung dan Surabaya. Selama pelatihan, peserta mengikuti berbagai kegiatan, seperti workshop, diskusi kelompok, microteaching, dan latihan membuat soal Test of Chinese as a Foreign Language (TOCFL). Peserta juga diajarkan strategi mengajar Bahasa Mandarin yang efektif, baik secara daring maupun luring. Setelahnya, peserta diajak mengenal budaya Taiwan lebih dekat dengan berkunjung ke lokasi-lokasi wisata, dengan tujuan agar para pengajar dapat menjelaskan budaya dan kebiasaan warga lokal kepada pelajar yang berniat melanjutkan studi di Taiwan.

Pelatihan Guru Bahasa Mandarin oleh INTACT Base ini sudah memasuki tahun kedua. Sebagai syarat mengikuti pelatihan, peserta harus merupakan pengajar aktif ataupun calon pengajar yang tergabung dalam INTACT Base. Selain itu, terdapat seleksi administrasi dari INTACT Taiwan dan rekomendasi dari institusi. Biaya transportasi, akomodasi, dan pelatihan sepenuhnya ditanggung oleh INTACT.

Sebagai satu-satunya perwakilan dari Polbeng, Erma Domos mengaku bangga dan senang atas kesempatan ini. “Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kompetensi dalam mengajar Bahasa Mandarin. Kesempatan ini juga terwujud berkat kerja sama Polbeng dengan INTACT Base yang telah lama menjalankan program-program pertukaran bidang pendidikan antara Indonesia dengan Taiwan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Polbeng, Johny Custer, mengapresiasi pelaksanaan program ini. “Polbeng mendukung penuh pengembangan kompetensi Bahasa Mandarin. Kemampuan bahasa ini nantinya akan sangat berguna diajarkan kepada mahasiswa kita yang tertarik melanjutkan studi di Taiwan melalui program-program yang ditawarkan INTACT Base,” ucap Johny. (HUMAS)