BENGKALIS – Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (BISPRO), Jurusan Bahasa, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Jumat, 10 April 2026.
Tim Asesor BAN-PT yang hadir terdiri dari Meinarni Susilowati, Jauharoti Alfin, dan Eko Pramono. Asesmen dilakukan secara luring dan dihadiri langsung oleh Direktur Polbeng Johny Custer, didampingi Wakil Direktur I Bidang Akademik Romadhoni, Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan Guswandi, para kepala bagian, serta segenap task force dan dosen Program Studi BISPRO.
Kegiatan asesmen lapangan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi terhadap dokumen Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), Laporan Evaluasi Diri (LED), data dan proses Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang telah dikirim, dengan bukti fisik yang ada di program studi.

Pembukaan asesmen yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 3 diawali dengan sambutan dan pemaparan tentang Polbeng oleh Direktur Johny Custer. “Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan, sehingga menghasilkan hasil yang terbaik bagi prodi BISPRO,” ujar Johny.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan bukti fisik dan fasilitas sarana prasarana kampus, seperti mengunjungi laboratorium yang ada di Jurusan Bahasa serta ruang dosen. Asesmen ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga pengguna lulusan atau stakeholder.
Menurut Asesor Meinarni Susilowati, asesmen lapangan bertujuan untuk memotret secara langsung kondisi nyata di lapangan berdasarkan data akreditasi yang telah diajukan sebelumnya. “Kami menggali bukti-bukti yang telah ditulis dalam Data Kinerja Program Studi (DKPS) dan Data Evaluasi Diri (DED), serta bukti lain yang belum tercatat namun dibutuhkan dalam penilaian akreditasi prodi,” jelasnya.
Melalui asesmen ini, Polbeng berharap Program Studi BISPRO dapat meraih hasil akreditasi yang maksimal, sekaligus menjadi momentum untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, layanan, serta daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. (HUMAS)





