Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita Campus Activities

Lewat MKWK, Polbeng Wujudkan Pembelajaran Berdampak dengan Aksi Konservasi Mangrove

BENGKALIS – Sebagai upaya menjaga ekosistem berkelanjutan dan mitigasi bencana, mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) berkolaborasi dengan Kelompok Konservasi Mangrove (KKM) Paghet Senghagah melaksanakan aksi penanaman dan pembersihan sampah di kawasan mangrove Desa Kelapapati. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025 ini merupakan bagian dari program implementasi Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).

Selain diikuti puluhan mahasiswa yang tergabung dalam MKWK, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Romadhoni; Dosen Pengampu MKWK, Defitri Akbar; serta anggota KKM Paghet Senghagah.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ahmad Rifqi, mengungkapkan bahwa aksi penanaman dan pembersihan sampah ini merupakan puncak dari rangkaian program kelompok. “Sebelumnya kami telah melalui proses penyusunan proposal, diskusi dengan dosen pengampu, koordinasi dengan pihak terkait, dan survei lapangan. Kegiatan ini kami lakukan untuk menjaga keberlangsungan Pulau Bengkalis dari ancaman abrasi melalui pelestarian mangrove,” jelas Ahmad.

Dalam implementasi kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan pelatihan teknik penanaman mangrove dari KKM Paghet Senghagah sebelum melakukan penanaman bibit di kawasan zona satu dekat bibir pantai. Meskipun sempat mengalami kendala melewati lumpur pesisir, antusiasme mahasiswa tetap tinggi selama proses penanaman berlangsung.

Wakil Direktur I Bidang Akademik, Romadhoni, menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mentransformasi pembelajaran konvensional. “Ini merupakan terobosan dari pembelajaran di dalam kelas menuju praktik langsung yang menyentuh permasalahan masyarakat. Semoga tidak hanya seremonial, tetapi dapat berkelanjutan agar Polbeng terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan Pulau Bengkalis,” ungkap Romadhoni.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua KKM Paghet Senghagah, Rio, mengapresiasi partisipasi Polbeng dalam usaha rehabilitasi mangrove. “Selama 13 tahun melakukan rehabilitasi, alhamdulillah telah terjadi perubahan signifikan. Ke depan, kami berharap Polbeng dapat memberikan inovasi sesuai keilmuan di setiap jurusan untuk mendukung proses rehabilitasi,” harap Rio.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berkomitmen untuk terus menerapkan pembelajaran praktik sebagai implementasi program Diktisaintek Berdampak yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (HUMAS)

CategoriesBerita Campus Activities

Polbeng Jadi Mitra BPS Bengkalis Gelar Literasi Statistik dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan kegiatan literasi statistik dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Acara berlangsung di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 3 Polbeng pada Senin, 24 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai informasi statistik dan mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Turut hadir Direktur Polbeng Johny Custer didampingi Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Larbiel Hadi, serta perwakilan BPS Bengkalis yang dipimpin oleh Kepala BPS Bengkalis, Sudiro.

Dalam sambutannya, Johny Custer menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif BPS Bengkalis menyelenggarakan sosialisasi di kampus Polbeng. “Sebagai institusi pendidikan, kami menyambut baik kegiatan literasi statistik ini. Data statistik yang akurat merupakan fondasi penting dalam pengambilan keputusan strategis, baik di dunia akademik maupun profesional. Melalui sosialisasi ini, sivitas akademika Polbeng diharapkan dapat memahami peran vital statistik dalam pembangunan ekonomi nasional,” tegas Johny.

Sementara itu, Kepala BPS Bengkalis Sudiro memaparkan kompleksitas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. “Sensus ekonomi merupakan kegiatan paling rumit yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Kami menyadari pentingnya membangun pemahaman masyarakat, khususnya kalangan akademisi, mengenai metodologi dan implementasi sensus,” jelas Sudiro.

Pemaparan materi berlangsung interaktif, mencakup pembahasan inflasi sebagai indikator strategis hingga berbagai metodologi kajian dalam pelaksanaan sensus. Peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi teknik statistik dalam penelitian akademik.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap tercipta generasi muda yang melek statistik dan mampu berkontribusi dalam pembangunan berbasis data yang akurat dan terpercaya. (HUMAS)