Polbeng Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, Wujudkan Kampus Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045
BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, pada Senin, 2 Februari 2026, sebagai komitmen strategis Polbeng dalam membentuk kampus yang berdampak dan berkontribusi menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Acara dihadiri langsung oleh Direktur Polbeng Johny Custer, beserta Wakil Direktur I Bidang Akademik Romadhoni, Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan Guswandi, serta Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Marhadi Sastra. Turut hadir Ketua Senat Zainal Abidin, Ketua Satuan Pengawas Internal Pardi, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Syaiful Amri, Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P4MP) Teguh Widodo, beserta para ketua jurusan, ketua program studi, kepala unit, dan kepala bagian di lingkungan Polbeng.

Dalam arahannya, Direktur Johny Custer menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah transformasi untuk meningkatkan tata kelola administrasi dan kinerja institusi. “Penandatanganan ini merupakan turunan dari Kontrak Kinerja 2026 yang telah kita tandatangani dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada Januari lalu. Terdapat sembilan indikator utama yang harus kita penuhi, terdiri dari enam indikator wajib, dua indikator pilihan, dan satu indikator partisipatif yang disesuaikan dengan keunggulan masing-masing perguruan tinggi,” jelas Johny.
Puncak acara diisi dengan sesi penandatanganan perjanjian kinerja yang dibagi menjadi dua sesi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif seluruh pimpinan dan unit kerja.
Melalui penandatanganan ini, Polbeng mengukuhkan komitmen sebagai kampus berdampak dengan menyelaraskan program dan sumber daya untuk mencapai target kinerja utama, mempercepat kontribusi nyata dalam mencetak lulusan kompeten yang siap menjawab tantangan nasional menuju pembangunan berkelanjutan. (HUMAS)











