Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Jurusan Bahasa Polbeng Gelar Kuliah Praktisi, Kaji Dampak AI pada Profesi Penerjemah & Juru Bahasa

BENGKALIS – Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan kuliah praktisi bertajuk “Localization and AI: Redefining the Future of Translation and Interpreting” di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 pada Senin, 10 November 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Taufik Afdal, Anggota Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) sekaligus Sekretaris HPI Komisariat Daerah Kepulauan Riau, sebagai narasumber. Turut hadir Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan Polbeng, Guswandi, beserta para dosen Jurusan Bahasa, dengan mahasiswa Jurusan Bahasa sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Guswandi berpesan agar peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk memahami pengaruh perkembangan AI terhadap profesi penerjemah dan juru bahasa. “Manfaatkan kegiatan ini karena banyak ilmu yang dapat diperoleh. Perlu kita kaji apakah peran juru bahasa masih dibutuhkan atau telah bergeser karena kehadiran AI. Semoga kegiatan ini memberikan wawasan dan pola pikir yang lebih luas,” ungkap Guswandi.

Sekretaris Jurusan Bahasa, M. Sabri, menekankan bahwa profesi penerjemah dan juru bahasa bukanlah pekerjaan mudah. “Penerjemah dan juru bahasa merupakan profesi yang sangat menantang, terlebih untuk juru bahasa karena waktu yang terbatas dalam melakukan interpretasi. Saya berharap seminar hari ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Sebelum pemaparan materi, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polbeng dan HPI sebagai wujud komitmen dan kerja sama kedua institusi, disertai penyerahan cenderamata dari Polbeng kepada HPI.

Pada sesi pemaparan, Taufik membahas pengaruh AI dalam dunia penerjemahan dan interpretasi. “AI belum dapat menggantikan peran manusia sepenuhnya saat ini karena ketidakmampuannya dalam menyampaikan emosi manusia. Interpretasi sangat kompleks, intonasi yang diucapkan harus sesuai dengan emosi pembicara. Untuk saat ini, AI masih berperan sebagai alat bantu,” jelas Taufik. Taufik juga memperkenalkan HPI sebagai organisasi profesi yang tercatat sebagai anggota resmi International Federation of Translators (IFT). Ia menjelaskan secara komprehensif mengenai struktur kepengurusan, program sertifikasi profesi yang diselenggarakan, serta berbagai keuntungan dan peluang pengembangan karir bagi mahasiswa yang bergabung dengan HPI.

Melalui kuliah praktisi ini, Polbeng berharap mahasiswa Jurusan Bahasa dapat lebih memahami dunia penerjemahan dan interpretasi, serta mampu menjawab tantangan perkembangan AI dalam menjalankan profesi di bidang ini. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Polbeng Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025

BENGKALIS – Civitas akademika Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 pada Senin, 10 November 2025 di halaman Gedung Kuliah Terpadu 3 (GKT 3). Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Upacara dipimpin oleh Wakil Direktur II Polbeng, Guswandi, yang bertindak selaku pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum untuk meneladani semangat juang, pantang menyerah, dan cinta tanah air. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan lahir dari keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan.

Lebih jauh, Mensos mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai refleksi diri, dengan berkomitmen melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja keras, pemikiran jernih, dan pelayanan tulus bagi bangsa.

Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan pesan-pesan pahlawan nasional, yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa. Di antara pesan yang dibacakan adalah pesan Dr. Cipto Mangunkusumo, Nyi Ageng Serang, Sultan Sjahrir, dan Raden Dewi Sartika. Setiap pesan mengingatkan kembali semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan pesan-pesan pahlawan, hingga pembacaan doa untuk para pahlawan yang telah gugur.

Melalui peringatan ini, Polbeng berkomitmen untuk menumbuhkan semangat juang dan nasionalisme di kalangan sivitas akademika, sejalan dengan tema nasional Hari Pahlawan 2025 ”Terus Bergerak Melanjtkan Perjuangan”. (HUMAS)

CategoriesBerita

Polbeng Jadi Mitra Polres Bengkalis Gelar Sosialisasi Green Policing

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menjalin kemitraan dengan Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis dalam menyelenggarakan sosialisasi program Green Policing. Acara yang digelar di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 pada Jumat, 7 November 2025 ini dihadiri secara antusias oleh puluhan mahasiswa Polbeng.

Sosialisasi konsep yang digagas oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau ini turut dihadiri oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, didampingi Wakil Direktur I Bidang Akademik, Romadhoni, dan Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan, Guswandi, serta para ketua jurusan di lingkungan Polbeng. Dari pihak kepolisian, hadir Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Johny Custer menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Polbeng sebagai mitra kegiatan ini. Ia juga memaparkan upaya kampus dalam menjaga kelestarian lingkungan, seperti program penanaman pohon dan pengelolaan bank sampah. “Program pelestarian lingkungan bukanlah hanya sebuah program semata, tetapi etos kita bersama dalam menjaga alam,” tegas Johny.

Sementara itu, AKBP Budi Setiawan memaparkan konsep Green Policing sebagai pendekatan komprehensif bagi wilayah dengan tingkat deforestasi dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tinggi, seperti Provinsi Riau. “Green Policing merupakan inovasi kami dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya di daerah rawan karhutla,” jelas Budi.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Puncak acara diisi dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis dari Polres Bengkalis kepada Polbeng sebagai wujud komitmen bersama dalam pelestarian lingkungan, dilanjutkan dengan penanaman bibit di halaman depan Gedung Jurusan Administrasi Niaga.

Melalui kegiatan ini, Polbeng dan Polres Bengkalis berkomitmen untuk terus bersinergi mewujudkan lingkungan kampus yang hijau dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengendalian perubahan iklim. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Polbeng Nobatkan Reni Silviani dan Kevin Wahyudi sebagai Duta Kampus 2025

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sukses menggelar Grand Final Duta Kampus 2025 di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 pada Kamis, 6 November 2025. Acara puncak ini menobatkan Reni Silviani dari Jurusan Administrasi Niaga sebagai Duta Kampus kategori Putri dan Kevin Wahyudi dari Jurusan Teknik Perkapalan sebagai Duta Kampus kategori Putra.

Grand Final dihadiri langsung oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, didampingi Wakil Direktur I Bidang Akademik, Romadhoni, dan Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan, Guswandi. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Kepala Bidang Pariwisata, Alwizar, serta Dara Riau 2019, Mela Yulindra.

Dalam sambutannya, Johny Custer menekankan pentingnya peran duta kampus bagi Polbeng. “Acara pemilihan duta kampus merupakan salah satu acara yang penting dalam kalender kegiatan Polbeng, karena menentukan representatif kampus. Namanya duta menjadi terdepan, contoh dan teladan bagi semua mahasiswa dan branding bagi Polbeng,” ungkap Johny.

Sebelum acara puncak, rangkaian pemilihan Duta Kampus Polbeng 2025 telah melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat. Sebanyak 36 peserta dari kategori putra dan putri mengikuti serangkaian proses mulai dari seleksi administrasi, masa karantina, pemaparan materi budaya Melayu Riau dan lingkungan Polbeng, pelatihan public speaking, sharing session duta kampus, deep interview, hingga penampilan minat bakat.

Acara Grand Final diawali dengan opening dance dan opening number seluruh peserta, kemudian pengumuman enam besar untuk setiap kategori berdasarkan total nilai interview dan minat bakat. Sesi berikutnya menampilkan speech enam puluh detik dari enam besar finalis dengan topik kesetaraan gender dan mahasiswa sebagai agen perubahan, yang menentukan tiga besar finalis. Sesi akhir diisi dengan tanya jawab bersama dewan juri yang terdiri dari Wakil Direktur I, Romadhoni; Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Bengkalis, Alwizar; dan Dara Riau 2019, Mela Yulindra.

Selain pemenang utama, Trecha Dayang Pashita dari Jurusan Teknik Informatika dan Resti Yanti Juanda dari Jurusan Teknik Perkapalan terpilih sebagai juara runner up I dan runner up II kategori Putri. Sementara untuk kategori Putra, Maulana Hanung Barata dari Jurusan Teknik Sipil dan M. Najib dari Jurusan Administrasi Niaga meraih juara runner up I dan runner up II.

Selain kategori utama, Mida Putri Julia Br Situmorang dan Uswatul Usqo terpilih sebagai Duta Favorit berdasarkan jumlah like pada unggahan Instagram. Ulfa Noviyanti dinobatkan sebagai Duta Intelejensia, dan Adriyan Karimah sebagai Duta Berbakat. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

PKM dan PORSENI Polbeng 2025 Resmi Ditutup dengan Meriah

BENGKALIS — Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) 2025 resmi berakhir pada Sabtu malam (1/11/2025) di Halaman Gedung Teknik Elektro Polbeng.

Selama sepekan, sejak 27 Oktober hingga 1 November 2025, PKM dan PORSENI menghadirkan berbagai kegiatan kompetitif dan kreatif. Mulai dari turnamen olahraga seperti futsal, voli, dan tenis meja, hingga kompetisi akademik, seni, dan budaya. Tidak hanya itu, gelaran BEM Fest dan Polbeng Fest juga turut memeriahkan akhir pekan dengan berbagai kegiatan seperti Car Free Day, Car Free Night, lomba tari, fashion show, monolog, musik band, hingga lomba kompang yang menarik perhatian pengunjung.

Acara penutupan dihadiri oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, Staf Ahli Bupati Bengkalis, Johansyah Syafri, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, perwakilan LAMR Bengkalis, Wakil Direktur I, Wakil Direktur III, serta ratusan sivitas akademika dan masyarakat umum yang memenuhi area utama kampus.

Dalam sambutannya, Direktur Polbeng Johny Custer menyampaikan apresiasi atas dedikasi panitia dan semangat mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan.

“PKM dan PORSENI bukan sekadar lomba, tetapi wadah untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas mahasiswa kami di berbagai bidang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan yang melibatkan masyarakat umum ini menjadi momen penting untuk mendorong perekonomian daerah melalui Car Free Day dan Car Free Night yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis kepada BEM dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Polbeng.

“Kami berharap festival seperti ini dapat menjadi inspirasi sekaligus bentuk sinergi dan kolaborasi mahasiswa dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan nilai budaya demi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis. Kini saatnya mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis membuktikan bahwa mereka adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi,” ucapnya.

Setelah prosesi penutupan dan pembacaan daftar juara dari berbagai cabang lomba, suasana malam semakin meriah dengan penampilan spesial dari Nuri, finalis KDI 2024, dan Band Semalam Sore. Aksi panggung keduanya sukses menghidupkan suasana dan menjadi penutup yang manis dari seluruh rangkaian kegiatan PKM dan PORSENI 2025.

 

Melalui kegiatan ini, Polbeng menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan kampus yang aktif, kreatif, dan berdaya saing. PKM dan PORSENI 2025 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat kolaborasi dan sportivitas mampu melahirkan pengalaman berkesan serta mempererat solidaritas antar mahasiswa. (HUMAS)

 

CategoriesBerita Riset dan Inovasi

Tim Polbeng Latih Warga Babussalam Olah Limbah Buah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

ROKAN HULU — Tim dosen dari Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) yang terdiri dari M.Alkadri Perdana, Andri Nofiar dan Johny Custer, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Babussalam, Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, pada Kamis (30/10). Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari perangkat desa, pelaku UMKM, pengurus BUMDes, RT/RW, dan masyarakat setempat.

Fokus utama kegiatan ini adalah pelatihan pemanfaatan limbah buah menjadi produk bernilai ekonomi, yakni briket biomassa dan pupuk cair organik. Program ini dipimpin oleh M. Alkadri Perdana, dosen Polbeng yang juga menjadi ketua tim pelaksana.

Dalam keterangannya, Alkadri menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu mengolah limbah organik menjadi produk yang bernilai jual.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami konsep pengelolaan limbah, tetapi juga bisa mengubahnya menjadi peluang ekonomi yang nyata. Inilah bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi vokasi dalam menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Babussalam, Syafei, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polbeng membawa pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kondisi desa.

“Selama ini limbah buah di desa kami umumnya hanya dibuang begitu saja. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu bahwa limbah tersebut sebenarnya bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua BUMDes Babussalam, Dedi Chandra, yang menyatakan kesiapan BUMDes untuk menindaklanjuti program ini secara berkelanjutan.

“Kami berencana menjadikan produksi briket dan pupuk cair ini sebagai program unggulan desa. Selain mengurangi sampah organik, hasilnya juga bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain memberikan pelatihan, tim Polbeng juga memperkenalkan konsep “living lab”, yaitu menjadikan desa sebagai ruang penerapan inovasi secara langsung. Melalui konsep ini, masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi dapat berkolaborasi dalam mengembangkan solusi inovatif berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara Politeknik Negeri Bengkalis dan Desa Babussalam, yang sebelumnya telah dijalin melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Melalui kegiatan PkM ini, diharapkan masyarakat Desa Babussalam dapat mengubah limbah organik menjadi peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Sekaligus, menjadi wujud nyata komitmen Polbeng dalam menguatkan peran pendidikan vokasi untuk mendorong inovasi dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Festival Musik, Kompetisi, hingga CFD Meriahkan PKM dan PORSENI Polbeng 2025

BENGKALIS – Rangkaian kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) 2025 berlangsung meriah selama hampir sepekan, mulai 27 Oktober hingga 1 November 2025. Beragam kegiatan olahraga, seni, hingga festival kreatif digelar di lingkungan kampus dan diikuti oleh mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum.

Sejak awal kegiatan, suasana kampus dipenuhi semangat kompetisi dengan digelarnya berbagai lomba olahraga seperti futsal, voli, dan tenis meja, serta kompetisi akademik dan seminar. Memasuki akhir pekan, kemeriahan semakin terasa dengan dimulainya BEM Festival dan Polbeng Fest 2025, dua acara besar yang menampilkan ragam kegiatan seni, budaya, dan hiburan.

Mulai Jumat (31/10), area kampus dipadati peserta dan pengunjung yang mengikuti kegiatan seperti Car Free Day (CFD), Car Free Night (CFN), hingga kompetisi seni meliputi tari, musik band, monolog, lomba kompang, dan fashion show. Berbagai aktivitas tersebut berlangsung di sejumlah titik kampus.

Kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM dan mahasiswa yang membuka berbagai stan kuliner dan produk lokal, menambah suasana hidup di sekitar kampus.

Ketua BEM Polbeng, Herizal Kurniawan, mengatakan bahwa PKM dan PORSENI tahun ini dikemas lebih terbuka dan kolaboratif.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk berkumpul, berekspresi, dan membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah BEM Running Fest, lomba lari sejauh 5 kilometer yang diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, yang turut memberikan semangat kepada peserta.

Seluruh rangkaian acara ini menjadi momentum bagi civitas akademika Polbeng untuk menunjukkan semangat sportivitas, kreativitas, dan kolaborasi. Kegiatan akan ditutup dengan malam puncak dan penyerahan penghargaan bagi para pemenang. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Ratusan Peserta Ramaikan BEM Running Fest 2025 di Polbeng

BENGKALIS – Ratusan peserta dari berbagai kalangan terlihat antusias mengikuti BEM Running Fest 2025 yang digelar di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) pada Sabtu (1/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Polbeng 2025.

Acara dimulai sejak pagi dengan pelepasan peserta oleh Direktur Polbeng, Johny Custer. Dalam sambutannya, Johny menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil menggelar kegiatan positif ini.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga wadah untuk mempererat kebersamaan dan menularkan semangat hidup sehat. Acara ini menjadi bukti komiten Polbeng sebagai institusi yang terus memberikan dampak di masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan. Para pelari menempuh rute sejauh 5 kilometer, dimulai dari area kampus Polbeng menuju Jalan Pramuka, berlanjut ke Gang SMA 2, Jalan Panglima Minal, Jalan Hj. Sulaiman, lalu kembali ke kampus Polbeng sebagai titik finis.

Farel Akbar, Budi Turosono, dan Setia Royan masing-masing berhasil meraih juara I, II, dan III setelah menjadi peserta tercepat yang mencapai garis finis.

Selain lomba lari, masyarakat juga dapat menikmati beragam kuliner khas dari UMKM yang berpartisipasi dalam Car Free Day tahun ini.

BEM Running Fest menjadi salah satu kegiatan yang paling dinanti dalam rangkaian PKM dan PORSENI tahun ini, sekaligus penutup kegiatan akhir pekan sebelum malam puncak penutupan. (HUMAS)