Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Gelar Seminar Praktisi, Prodi AKP Polbeng Eksplorasi Peluang Profesi Konsultan Pajak dan Perencana Keuangan

BENGKALIS – Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan Publik (AKP) Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan seminar praktisi bertajuk “Level Up Your Future in Finance” yang mengupas peluang karier sebagai konsultan pajak dan perencana keuangan. Kegiatan ini menghadirkan Merrisa Susanti, Private Tax Consultant and Financial Planner asal Pekanbaru, sebagai narasumber. Acara berlangsung di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Seminar ini berhasil menarik perhatian tidak hanya dari mahasiswa Prodi AKP Polbeng, tetapi juga diikuti secara antusias oleh mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksemana dan Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis.

Direktur Polbeng, Johny Custer, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Merrisa Susanti yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman. Topik yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, mengingat aspek perpajakan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Peluang karier di bidang konsultan pajak dan perencanaan keuangan sangat menjanjikan, dan semoga melalui seminar ini, peserta dapat mengambil langkah konkret untuk merencanakan masa depan keuangan mereka dengan lebih baik,” ucap Johny.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat apreasiasi dan cenderamata dari Polbeng kepada narasumber, kemudian sesi foto bersama seluruh dosen Prodi AKP serta peserta yang hadir.

Pada sesi pemaparan, Merrisa Susanti membagikan wawasan mendalam seputar prospek karier sebagai konsultan pajak dan perencana keuangan. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan akan jasa konsultan pajak terus meningkat, terlebih setelah masa pandemi yang diiringi dengan semakin kompleksnya regulasi perpajakan. “Peran konsultan pajak dalam dunia industri menjadi sangat krusial, tidak hanya dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengembangan perusahaan,” jelas Merrisa.

Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih serius mempersiapkan diri dan memperluas wawasan terhadap peluang karier di bidang konsultasi perpajakan dan perencanaan keuangan, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan Polbeng di dunia profesional. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Jurusan Teknik Perkapalan Polbeng Gelar FGD Revitalisasi PTNV, Bahas Inovasi Kapal HDPE dan Kolaborasi Industri

BENGKALIS – Jurusan Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) Tahun 2025. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 25–26 Oktober 2025, bertempat di Aula Gedung Teknik Informatika dan Ruang Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 Polbeng.

FGD hari pertama mengangkat tema “HDPE Vessel Design Revolution melalui Pengembangan Kurikulum Outcome-Based Education: Sinergi Akademisi, Industri, dan Alumni Menuju Kapal Non-Baja Unggulan”. Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dalam dua sesi. Sesi pertama diisi oleh dosen Politeknik Negeri Batam, Sapto Wiriatno Satoto dan Nauval Abdurrahman, yang membahas pentingnya penerapan Outcome-Based Education (OBE) dalam mendukung inovasi desain kapal berbahan High Density Polyethylene (HDPE).

Sesi kedua menghadirkan pelaku industri yang juga merupakan alumni Polbeng, yaitu Direktur CV. Bengkalis Marine Fiber, Azemi, dan Manajer CV. Vikram Fiber Glass, Eastwind Nasution. Keduanya berbagi pengalaman tentang penerapan teknologi kapal non-baja serta tantangan inovasi di dunia industri perkapalan.

Pada hari kedua, FGD mengusung tema “Kolaborasi Desain dan Teknologi: Mewujudkan Kapal HDPE Cerdas untuk Perairan Nusantara”. Tiga pemateri hadir dalam sesi ini, yaitu perwakilan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Pekanbaru, Andi Arman; Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Sofyan; serta perwakilan CV. Fatih Bahari Engineering, Juanda, yang menegaskan komitmen kolaborasi industri dengan dunia vokasi.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Jurusan Teknik Perkapalan Polbeng dengan lima mitra: CV. Bengkalis Marine Fiber, Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis, CV. Claude Code Indonesia, serta Koperasi Agro Sejahtera Bersama. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi Polbeng dengan mitra industri dan pemerintah daerah.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Polbeng, Marhadi Sastra, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami berharap FGD ini menjadi forum produktif untuk bertukar gagasan dan memperkuat arah pengembangan kapal HDPE di Polbeng. Momentum ini penting untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan memastikan lulusan siap bersaing di dunia industri,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polbeng menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah daerah guna mencetak lulusan vokasi yang unggul dan kompeten di bidang teknologi perkapalan, khususnya dalam pengembangan kapal HDPE ramah lingkungan. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

PKM dan PORSENI Polbeng 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Beragam Kompetisi Olahraga, Seni, dan Car Free Night

BENGKALIS — Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Marhadi Sastra, resmi membuka kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Polbeng 2025 pada Senin (27/10) di Halaman GKT 3.

Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Romadhoni, para ketua jurusan, serta pembina organisasi kemahasiswaan di lingkungan Polbeng.

Acara dibuka dengan penampilan yel-yel dan slogan dari setiap kontingen jurusan yang akan berkompetisi sepanjang pekan. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai dimulainya rangkaian kegiatan tahunan ini.

Dalam sambutannya, Marhadi Sastra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa tersebut. “Kegiatan PKM dan PORSENI ini merupakan bentuk komitmen kepada mahasiswa dan masyarakat dalam menunjukkan Polbeng sebagai kampus yang berdampak,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung. “Pertandingan bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga ajang untuk memperkuat kerja sama dan solidaritas antarmahasiswa,” tambahnya.

Tahun ini, sebanyak delapan jurusan di Polbeng turut ambil bagian dalam kegiatan PKM dan PORSENI dengan mengirimkan puluhan kontingen untuk berkompetisi di berbagai bidang.

Kegiatan akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 27 Oktober hingga 2 November 2025, dengan agenda yang beragam seperti kompetisi olahraga, lomba akademik, festival seni dan budaya, seminar, hingga kegiatan Car Free Day dan Car Free Night. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Polbeng Gelar Diskusi dengan BAPPEDA, Matangkan Rencana Pengembangan Kampus Duri

BENGKALIS — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis menggelar diskusi lanjutan terkait pengembangan Kampus Polbeng Duri, pada Jumat (24/10) di sekretariat Inkubator Bisnis Polbeng.

Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Penjabat Bupati Bengkalis bersama Wakil Direktur Polbeng yang sebelumnya telah meninjau langsung lokasi calon kampus di kompleks Terminal AKAP Duri. Saat ini, progres pembangunan di lokasi tersebut telah memasuki tahap renovasi gedung yang mencakup penyediaan tiga ruang perkuliahan, laboratorium, ruang sekretariat, dan ruang rapat.

Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Polbeng Johny Custer, didampingi Wakil Direktur I Romadhoni, Wakil Direktur III Marhadi Sastra, dan Kepala Kantor Urusan Internasional M. Alkadri Perdana. Dari pihak pemerintah daerah hadir Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Rinto beserta jajaran.

Direktur Polbeng Johny Custer menjelaskan bahwa rencana pengembangan Kampus Duri merupakan langkah nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Polbeng. Kegiatan perkuliahan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan pendanaan bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis.

Kampus Duri nantinya akan membuka kelas tambahan dari program studi yang sudah ada di kampus utama Polbeng. Mekanisme ini memungkinkan perluasan akses pendidikan vokasi tanpa membuka program studi baru pada tahap awal.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polbeng untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan vokasi, sekaligus mendukung visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di kawasan Duri yang merupakan pusat kegiatan industri di Kabupaten Bengkalis,” ujar Johny Custer.

Rencana detail terkait pembukaan kelas dan program studi yang akan dibuka di Kampus Duri akan dibahas lebih lanjut dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan Desember 2025, dengan melibatkan pemerintah daerah, dunia industri, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap keberadaan Kampus Duri dapat menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri, khususnya di wilayah Duri.

“Kami berharap ke depan Kampus Duri dapat terus berkembang dan bertransformasi menjadi pusat pendidikan vokasi unggulan, bahkan berpotensi menjadi kampus vokasi berbasis migas di masa mendatang,” tambah Johny Custer.

Polbeng menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan vokasi, sekaligus memperkuat kontribusi Polbeng terhadap pembangunan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di Riau. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Polbeng dan INTACT Base Buka Peluang Studi Lanjut dan Karier di Taiwan Lewat Workshop Perencanaan Studi Lanjut dan Berkarier

BENGKALIS – Kantor Urusan Internasional Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bekerja sama dengan International Talent Circulation (INTACT) Base Taiwan & Indonesia menyelenggarakan seminar bertajuk “Workshop Perencanaan Studi Lanjut dan Berkarier bagi Mahasiswa dan Alumni Perguruan Tinggi melalui Program Beasiswa INTENSE Taiwan”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, pada Kamis (23/10).

Workshop ini menghadirkan dua narasumber utama dari INTACT Base Bangka Belitung, yaitu Dedy Ramdhani Harahap selaku Advisory Consultant dan Supriantono selaku Direktur. Keduanya membahas secara mendalam peluang studi lanjut jenjang S2 di Taiwan melalui Program Beasiswa INTENSE. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh puluhan mahasiswa dan alumni Polbeng yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Taiwan.

Dalam sambutannya, Direktur Polbeng, Johny Custer, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada INTACT Base Bangka Belitung atas kerja sama yang telah terjalin. Ia memaparkan keunggulan utama Beasiswa INTENSE, yang tidak hanya membuka akses pendidikan tetapi juga jaminan kesempatan kerja. “Kami berterima kasih kepada INTACT Base Bangka Belitung yang telah bersinergi dengan Polbeng dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Program Beasiswa INTENSE ini sangat bernilai karena tidak hanya menawarkan kesempatan studi, tetapi juga membuka pintu lebar untuk berkarir di Taiwan. Semoga semakin banyak alumni Polbeng yang dapat meraih kesempatan emas ini,” ujar Johny.

Sebagai wujud komitmen jangka panjang untuk kemitraan strategis ini, acara juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polbeng dan INTACT Base Bangka Belitung, serta penyerahan cendera mata dari Polbeng kepada perwakilan INTACT sebagai simbol eratnya hubungan kedua institusi.

Sesi pematerian dipandu oleh Kepala Kantor Urusan Internasional Polbeng, M. Alkadri Perdana. Kedua narasumber menyampaikan penjelasan komprehensif seputar Beasiswa INTENSE, mencakup strategi sukses menempuh studi di Taiwan serta tata cara dan mekanisme pendaftaran program beasiswa tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan peluang baru bagi mahasiswa serta alumni Polbeng untuk mengembangkan diri, menimba ilmu, dan membangun karier di tingkat internasional, khususnya di Taiwan. (HUMAS)

CategoriesBerita

Dosen dan Mahasiswa Polbeng Ikuti Kegiatan Kumpul Komunitas BIPA Provinsi Riau

PEKANBARU — Dua dosen dan delapan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengikuti kegiatan Kumpul Komunitas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Provinsi Riau yang mengusung tema “Merajut Persahabatan antarBangsa di Bumi Lancang Kuning”, pada 22–23 Oktober 2025 di Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau bekerja sama dengan FKIP Universitas Islam Riau (UIR) dan APPBIPA Riau, serta diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan dan komunitas pengajar BIPA di wilayah Riau.

Polbeng diwakili oleh dua dosen, Boni Saputra (pengajar Bahasa Inggris) dan Erma Domos (pengajar Bahasa Mandarin), serta delapan mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian acara.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring antarpegiat dan pengajar BIPA di wilayah Riau, serta meningkatkan peran Bahasa Indonesia sebagai sarana diplomasi budaya dan persahabatan antarbangsa. Beberapa agenda utama meliputi seminar kebahasaan, lokakarya pengembangan bahan ajar BIPA, pameran budaya Riau, dan sesi berbagi praktik baik antar pengajar.

Selain seminar dan lokakarya, kegiatan ini juga menampilkan beragam lomba kebahasaan dan kesenian yang diikuti oleh mahasiswa asing dari 47 negara di lima benua yang sedang mempelajari Bahasa Indonesia dan budaya lokal di Riau. Jenis lomba yang digelar antara lain lomba mendongeng, lomba membaca syair, lomba pidato, lomba pantun, lomba menyanyi, dan lomba menari.

Salah satu dosen Polbeng, Erma Domos, dipercaya menjadi juri untuk lomba menari, yang menampilkan berbagai tarian daerah Nusantara dengan sentuhan khas dari peserta internasional. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi budaya sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya antara peserta lokal dan asing.

Erma Domos menyampaikan rasa bangga atas kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kegiatan ini bukan hanya ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga jembatan persahabatan antarbangsa. Melihat antusiasme mahasiswa asing yang belajar Bahasa Indonesia secara langsung membuat kami semakin yakin bahwa diplomasi budaya memiliki dampak nyata,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan harapan agar Polbeng dapat memperluas jejaring internasional melalui program BIPA. “Kami berharap Polbeng dapat menjadi salah satu lembaga pendidikan vokasi di Riau yang ramah terhadap mahasiswa internasional, sekaligus memperkenalkan keunggulan daerah pesisir dan budaya Melayu kepada dunia,” tambah Erma. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Prodi BIDI Gelar Seminar Praktisi “Sosial Media Jadi Mesin Uang” Sekaligus Launching Marketplace bidibeng.com

BENGKALIS — Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), menggelar Seminar Praktisi bertema “Sosial Media Jadi Mesin Uang: Rahasia Optimasi Akun dan Monetisasi Konten” pada Kamis (23/10) di Ruang Mini Conference GKT 1.

Kegiatan ini menghadirkan Tomy Andri Zulpa, praktisi digital marketing, mentor bisnis, sekaligus Founder privatedigitalmarketing.id, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, Ketua Jurusan Administrasi Niaga, Supriati, para koordinator program studi, serta dosen dan tenaga kependidikan jurusan.

Dalam sambutannya, Direktur Polbeng Johny Custer menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang bertepatan dengan peluncuran platform marketplace bidibeng.com — wadah digital yang menampung produk-produk UMKM binaan Polbeng dari seluruh Indonesia.

“Perkembangan ekonomi digital saat ini sangat pesat dan membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar,” ujar Johny Custer. “Melalui bidibeng.com, Polbeng berupaya menghadirkan solusi nyata bagi UMKM sekaligus menjadi laboratorium bisnis digital bagi mahasiswa.”

Ia menambahkan bahwa Polbeng, yang sejak lama berperan sebagai pendamping UMKM di wilayah Riau, melihat pentingnya pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk lokal. “Kami berharap bidibeng.com dapat menjadi sarana pemasaran yang efektif bagi UMKM, sekaligus wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka di bidang bisnis digital,” tambahnya.

Platform bidibeng.com merupakan wujud komitmen Polbeng dalam mendorong transformasi digital dan mendukung ekonomi lokal. Berbagai produk tersedia di dalamnya, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga jasa dari berbagai wilayah di Indonesia. Dengan tagline “Belanja sambil mendukung ekonomi lokal”, platform ini diharapkan mampu memperkuat jejaring bisnis berbasis digital di kalangan masyarakat dan mahasiswa.

Pada sesi pemaparan materi, Tomy Andri Zulpa menjelaskan strategi dan peluang monetisasi media sosial. Ia membahas cara mengoptimalkan algoritma platform digital, membangun personal branding, serta mengonversi konten menjadi sumber penghasilan. “Untuk memulai optimasi dan monetisasi, kita bisa mulai dengan menentukan target market sesuai konten,” jelasnya dalam salah satu sesi.

Seminar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang diikuti secara antusias oleh mahasiswa dan dosen. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi pemasaran digital, pengelolaan konten, serta peluang karier di bidang digital marketing.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Bisnis Digital berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan praktis tentang penerapan strategi digital marketing serta memahami potensi besar ekonomi kreatif di era digital. (HUMAS)

CategoriesBerita Prestasi

Dua Tim Teknik Informatika Polbeng Raih Prestasi di Ajang KMIPN VII 2025

BENGKALIS – Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menorehkan prestasi di ajang nasional. Dua tim andalan, SkillSync dan Jaring ID, berhasil meraih penghargaan dalam bidang Perencanaan Bisnis TIK pada Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VII yang digelar secara hybrid sejak Juli hingga Oktober 2025.

Tim SkillSync berhasil meraih Juara III kategori Inovasi Produk, sementara tim Jaring ID memperoleh Juara III kategori Poster. Kompetisi bergengsi ini melalui tiga tahapan, yakni pendaftaran, penyisihan, dan babak final yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Padang pada 13–16 Oktober 2025.

Desi Amirullah, selaku dosen pembimbing Tim SkillSync, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian mahasiswa bimbingannya tersebut. “Saya merasa bangga atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh tim. Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa Polbeng yang berpartisipasi dalam ajang serupa untuk memvalidasi potensi bisnis dan inovasi yang tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lainnya,” ujar Desi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ryci Rahmatil Fiska, dosen pembimbing Tim Jaring ID. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa untuk terus berinovasi. “Harapan saya, semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, mengembangkan ide menjadi produk nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan kelautan,” ungkap Ryci.

Dalam ajang KMIPN VII tahun ini, Tim SkillSync mengusung gagasan platform digital berbasis proyek yang bertujuan menyinkronkan keterampilan mahasiswa dengan kebutuhan industri. Sementara itu, Tim Jaring ID mengembangkan sistem digital manajemen tambak udang berbasis web dan mobile sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan sektor perikanan. (HUMAS)

CategoriesBerita

Polbeng dan Pertamina EP Lirik Field Teken MoU untuk Pengembangan PPM dan UMKM

BENGKALIS — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan PT Pertamina EP Lirik Field resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pendampingan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Pengembangan UMKM di Wilayah Kerja Lirik Field. Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Jumat (17/10) di kantor PT Pertamina EP Lirik Field.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Polbeng, Johny Custer, dan Manager Field Lirik, Luqman Arif, disaksikan oleh perwakilan dari kedua belah pihak. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan industri energi untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi Pertamina.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Minutes of Meeting (MoM) hasil pemaparan dan pembahasan kerja sama pembinaan UMKM yang telah dilaksanakan pada 4 September 2025. Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen untuk melaksanakan program pendampingan masyarakat, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta pengembangan strategi pemasaran bagi kelompok binaan PT Pertamina EP Lirik Field.

Dalam kesepakatan tersebut, Polbeng akan berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan, mendampingi, serta merancang strategi pengembangan dan pemasaran produk bagi UMKM binaan. Sementara itu, PT Pertamina EP Lirik Field akan memberikan dukungan melalui penyediaan sumber daya, sarana dan prasarana, serta fasilitasi kegiatan pelatihan.

Direktur Polbeng, Johny Custer, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Sinergi ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam mendukung pengembangan masyarakat dan dunia usaha di daerah. Kami berharap, kerja sama ini tidak hanya memperkuat kapasitas UMKM, tetapi juga membuka peluang inovasi baru bagi mahasiswa dalam penerapan keilmuan secara langsung,” ujar Johny.

Senada dengan itu, Manager Field Lirik, Luqman Arif, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan. “Kami menyambut baik kerja sama ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam mengembangkan potensi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dengan dukungan akademisi dari Polbeng, kami optimistis hasilnya akan lebih terarah dan berdampak positif,” jelasnya.

Diharapkan, kerja sama antara Polbeng dan PT Pertamina EP Lirik Field ini menjadi awal dari sinergi jangka panjang yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor industri di Provinsi Riau. (HUMAS)

CategoriesBerita Riset dan Inovasi

Polbeng Kembangkan Teknologi Irigasi IoT dan Bajak Mini Lewat Program Matching Fund, Dukung Transformasi Pertanian di Bengkalis

BENGKALIS – Program Matching Fund (MF) Tahun 2025 hasil kolaborasi antara Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan progres signifikan. Hingga pertengahan Oktober, pelaksanaan kegiatan telah mencapai sekitar 75% dan ditargetkan siap untuk diseminasi kepada kelompok mitra pada awal November mendatang.

Program bertajuk “Transformasi Pertanian Menuju Swasembada Pangan: Pembinaan dan Teknologi bagi Kelompok Petani Kabupaten Bengkalis” ini dilaksanakan di tiga lokasi kelompok tani, yakni Desa Deluk, Kecamatan Bantan; Kecamatan Siak Kecil; dan Kecamatan Mandau.

Fokus utama kegiatan meliputi pengembangan dan penerapan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) dan bajak mini inovatif. Sistem irigasi IoT dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengairan sekaligus memudahkan proses pemantauan lahan secara digital, sedangkan bajak mini ditujukan bagi lahan kecil dan menengah agar proses pengolahan tanah menjadi lebih efektif dan hemat tenaga.

Ketua Tim Pengusul, Abdul Gafur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Polbeng dalam mendorong penerapan teknologi di sektor pertanian lokal. “Kami berkomitmen menghadirkan solusi berbasis teknologi yang langsung bisa dimanfaatkan oleh petani. Melalui sistem irigasi berbasis IoT dan bajak mini, kami berharap produktivitas pertanian dapat meningkat, sekaligus menghemat waktu dan tenaga kerja di lapangan,” ujarnya.

Selain dosen dan mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan Tim Posyantek Kecamatan Bengkalis yang berperan dalam pendampingan teknis dan pelatihan penggunaan alat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis inovasi teknologi.

Ketua Kelompok Tani Desa Deluk, Sanusi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan teknologi yang diberikan melalui program ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya sistem irigasi digital ini. Biasanya penyiraman dan pengecekan lahan dilakukan manual, tapi sekarang jadi lebih mudah dan efisien. Kami juga menantikan pemanfaatan bajak mini untuk mendukung pengolahan lahan kami,” ungkapnya.

Dengan progres yang berjalan lancar, tim pelaksana optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai tepat waktu dan siap diseminasi kepada kelompok mitra pada awal November 2025. Program ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi transformasi pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Bengkalis. (HUMAS)