Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesUncategorized

SBMPN Politeknik Negeri Bengkalis 2020

Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) merupakan penerimaan mahasiswa baru politeknik negeri yang dahulu biasa disebut jalur UMPN, pelaksanaan SBMPN ini dilaksanakan secara serentak di seluruh politeknik negeri seindonesia.

Untuk penerimaan SBMPN tahun ini seharusnya seleksi ini berdasarkan kepada nilai ujian tes tertulis, namun akibat dari pandemi covid 19 dan dalam rangka mengikuti program pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 maka sistem seleksi SBMPN berdasarkan kepada nilai raport siswa dari semester I sd semester VI.  

Seleksi SBMPN 2020 sendiri menggunakan Portofolio, setiap calon siswa dapat melakukan pendaftaran secara daring  dari Rumah. Bagitu juga dengan sistem seleksinya tidak menggunakan tes tertulis, namun sistem seleksi  berdasarkan portofolio dan wawancara dengan sistem perengkingan.

Berikut informasi terkait pendaftaran SBMPN Politeknik Negeri Bengkalis

Halaman Pendaftaran

  • Laman pendaftaran :  sbmpn.politeknik.or.id

Waktu Pendaftaran

  • 19 Mei  s/d 25 Juni 2020

Validasi Berkas Pendaftaran

  • 19 Mei  s/d 25 Juni 2020

Pengumuman Hasil SBMPN

  • 4 Juli 2020

 Tata Cara Pendafran SBMPN

1. Melakukan Registrasi Terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan pasword

  1. Masukan NISN
  2. Email/HP
  3. Jurusan SMA/SMK/MA
  4. Tahun Lulus
  5. Memilih Politiknik dan Prodi
  6. Memilih Bank dan Mekanisme Pembayaran
  7. Melakukan Pembayaran sesuai dengan no rekening yang tertulis disistem
  8. Biaya Pendafran Rp.150.000,00
  9. Jika sukses akan diberikan username dan paswordnya.

 2. Persyaratan Pendaftar

  1. Lulusan SMA, SMK, MA dan Paket C  ( yang belum lolos/ diterima utama melalui jalur SNMPN 2020)
  2. Batasan usia pendaftar adalah 21 th dan/atau kejar pake C tahun 2018, 2019 dan 2020.
  3. Mengisi portofolio SBMPN 2020 (Biodata, Data Keluarga, Data Ekonomi, Prestasi, Rapor semester 1 s.d 6)
  4. Khusus Pengusul KIP-Kuliah pada saat pengisian Portofolio  memasukkan persayaratan KIP-Kuliah.
  5. Mencetak bukti Pendaftaran SBMPN 2020
  6. Untuk informasi persyaratan lebih lengkap silakan kunjungi website  www/pmb.polbeng.ac.id
CategoriesUncategorized

Peduli Dampak Covid-19, Mahasiswa Polbeng Kembali Salurkan Bantuan APD dan Sembako

Peduli terhadap dampak adanya wabah pandemi Virus Corona (Covid-19), mahasiswa dan dosen Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bengkalis (polbeng) bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) kembali menyalurkan bantuan berupa masker kain sebanyak 500 pcs, face mask shield 450 pcs, masker kain+mica 200 pcs, sabun cair 50 liter serta pembagian sembako dan sejadah mini sebanyak 80 paket.

“Hari ini kamis (14/05) telah distribusikan perlengkapan Alat Perlindungan Diri (APD) dan paket sembako serta sajadah mini 80 Pcs untuk masyarakat pulau Bengkalis khususnya, yang terkena dampak kesulitan ekonomi akibat wabah ini dan beberapa buah APD untuk mereka yang tetap harus bekerja dilapangan meskipun di masa pandemi covid-19 belum berakhir, adapun rincian yang diserahkan ke masyarakat berupa APD dalam bentuk masker sebanyak 500 pcs dan face mask shield sebanyak 450 pcs. face mask shield ini diperuntukkan buat RSUD Bengkalis, yang saat ini ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penangan virus corona dan seluruh puskesmas yang terdapat di wilayah Bengkalis. “. ungkap Yunelly Asra, Ketua Jurusan Administrasi Niaga.

“Face mask shield ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dan masyarkat yang bekerja dilapangan, karena berfungsi menghindarkan paparan droplet (cairan yang keluar melalui mulut dan hidung ) langsung antara orang satu ke yang lainnya,” ungkap Adrian Irnanda Pratama selaku dosen pembimbing mahasiswa.

“Kegiatan ini digagas oleh Adbistories 2020 Program Studi D3 Administrasi Bisnis dan Program Studi D4 Administrasi Bisnis Internasional. Bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polbeng”. Ungkap Nazrantika Sunarto, Ketua Program Studi D3 Administrasi Bisnis.

“Adapun gagasan awal pembuatan alat ini lantaran mereka merasa pentingnya fungsi Face mask shield, dan masker sebagai alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan oleh tenaga medis baik yang secara langsung menangani suspect ODP, dan PDP Covid-19, atau pun yang tidak secarala langsung menangani pasien suspect Covid-19, juga masyarakat yang setiap hari melakukan pekerjaan lapangan dan sering berinteraksi dengan orang lain tanpa diketahui apakah orang terebut bebas dari Covid-19 atau tidak”. ungkap Akmal Indra, selaku ketua P3M polbeng.

Akmal Indra kembali melanjutkan bahwa “Sebagai bagian penting dalam masyarakat, Polbeng berkomitmen untuk dapat andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. sebagai langkah awal pihaknya akan terus mengarahkan dosen-dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam mengatasi covid-19 sesuai dengan keahlian bidang masing-masing”.(R.A)