Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita

Polbeng Tegaskan Komitmen Dukung Energi Terbarukan, Kawal Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menegaskan komitmennya mendukung target Indonesia mencapai emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Polbeng, Romadhoni, dalam kuliah umum bertajuk “Potential Renewable Energy in Riau Indonesia, Toward Indonesia’s 2060 Net Zero Goal” yang digelar di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, Kamis (2/7/2026).

Bagi Polbeng, dukungan ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Romadhoni mengungkapkan bahwa kampus telah lebih dulu membuktikannya dengan memasang 264 unit panel surya di atap tiga gedung utama, yaitu Gedung Rektorat, Gedung Teknik Elektro, dan Gedung Teknik Mesin. “Ini adalah bukti bahwa Polbeng tidak hanya berbicara soal energi terbarukan di ruang kelas, tetapi juga menerapkannya langsung di lingkungan kampus. Setiap kWh yang dihasilkan dari panel surya ini adalah bagian dari kontribusi kecil kami untuk target besar Indonesia menuju NZE 2060,” ujar Romadhoni.

Lebih jauh, Romadhoni menekankan bahwa dukungan terhadap energi terbarukan tidak akan berarti banyak tanpa ketersediaan sumber daya manusia yang benar-benar memahami dan peduli terhadap isu ini. Karena itu, keberadaan panel surya di kampus juga diarahkan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa, sekaligus bentuk komitmen Polbeng mencetak lulusan yang sadar lingkungan. “Banyak lulusan Polbeng yang saat ini bekerja di industri energi. Oleh karena itu, Polbeng concern untuk membekali mereka sejak di bangku kuliah dengan pemahaman dan pengalaman langsung terhadap teknologi energi bersih,” jelas Romadhoni.

Kuliah umum ini turut menghadirkan Maizirwan Mel, Profesor dari International Islamic University Malaysia (IIUM), sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Maizirwan mengulas potensi besar energi terbarukan yang dimiliki Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis, mulai dari energi surya, biomassa, hingga sumber energi alternatif lain yang selama ini belum tergarap maksimal. Ia menegaskan bahwa potensi besar saja tidak akan cukup untuk membawa Indonesia mencapai target NZE 2060 apabila tidak dibarengi perencanaan yang matang dan konsistensi usaha dari seluruh pemangku kepentingan. “Harus ada plan yang jelas dan usaha yang konsisten. Tanpa keduanya, potensi sebesar apa pun hanya akan menjadi angka di atas kertas,” tegas Maizirwan.

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini berlangsung interaktif, diwarnai berbagai pertanyaan kritis seputar peluang Indonesia, khususnya Riau, dalam mengembangkan energi terbarukan, tantangan implementasi di lapangan, hingga peran generasi muda dan lulusan vokasi dalam mengawal transisi energi bersih ke depan.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran dan semangat mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam transisi energi nasional, sekaligus mempertegas posisinya sebagai kampus vokasi yang tidak hanya mencetak tenaga teknis andal, tetapi juga generasi yang peduli terhadap masa depan bumi. HUMAS

CategoriesBerita

Jelang Final KKI 2026, Polbeng Bangun Sinergi dengan Pemprov Riau dan Danlanal Dumai

BENGKALIS – Menjelang pelaksanaan Final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada Rabu (1/7), yang dilanjutkan dengan audiensi bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris pada Kamis (2/7).

Audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polbeng sebagai tuan rumah KKI 2026 untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi nasional yang akan berlangsung pada 14–17 September 2026 di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis.

Dalam pertemuan bersama Plt. Gubernur Riau, Direktur Polbeng Johny Custer memaparkan kesiapan kampus sebagai penyelenggara sekaligus menyampaikan perkembangan persiapan pelaksanaan KKI 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut akan mempertemukan sebanyak 146 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi menampilkan inovasi teknologi maritim.

Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik penyelenggaraan KKI 2026 di Kabupaten Bengkalis. Menurutnya, kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dan tamu yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, siap memberikan dukungan agar pelaksanaan KKI 2026 dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

Sebagai tindak lanjut, jajaran Polbeng juga melakukan audiensi dengan Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris untuk membahas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemaritiman serta koordinasi selama penyelenggaraan kompetisi. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan penyelenggaraan KKI 2026 yang mengusung tema “Garda Maritim Nusantara: Inovasi Teknologi Kapal Coast Guard yang Tangguh, Responsif, dan Mandiri untuk Kedaulatan Bangsa”.

KKI merupakan salah satu ajang kompetisi mahasiswa tingkat nasional di bidang teknologi kemaritiman yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan teknologi kapal. Pada pelaksanaan tahun ini, peserta akan berkompetisi pada berbagai kategori yang mencakup desain inovasi kapal, sistem permesinan dan kelistrikan kapal, hingga unjuk performa prototipe kapal nirawak dan Remotely Operated Vehicle (ROV).

Sebagai tuan rumah, Polbeng telah melakukan berbagai persiapan sejak beberapa bulan terakhir, mulai dari rapat koordinasi bersama panitia pusat, penyusunan pedoman teknis perlombaan, pengukuran arena lomba, hingga penyiapan sarana dan prasarana pendukung. Persiapan tersebut juga melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai mitra yang akan mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Direktur Polbeng Johny Custer sebelumnya menyampaikan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah KKI 2026 merupakan amanah yang harus dipersiapkan secara maksimal. Selain menyukseskan pelaksanaan kompetisi, Polbeng juga ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta, dewan juri, dan tamu yang hadir selama kegiatan berlangsung.

Penyelenggaraan KKI 2026 di Bengkalis diharapkan tidak hanya melahirkan berbagai inovasi teknologi maritim dari mahasiswa Indonesia, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sektor kemaritiman nasional. Di sisi lain, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Kabupaten Bengkalis sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan berskala nasional. HUMAS