Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesUncategorized

Polbeng Goes to Industry, Asisten II Pemko Dumai Minta Polbeng, Instansi dan Industri Mantapkan Kerjasama

Bertempat di Hotel Grand Zuri – Dumi, jajaran pimpinan Politeknik Negeri Bengkalis yang terdiri dari Direktur, Wakil Direktur, Ketua Jurusan dan Kepala Pusat bersama-sama hadir dalam salah satu agenda tahunan kampus, yakni Polbeng Goes to Industry pada Rabu (3/10).

Dimulai pada pukul 09.00 WIB, kegiatan ini mengangkat tema “Akselerasi Penguatan Kolaborasi Polbeng dengan Industri Era Revolusi Industri 4.0” dan dihadiri oleh sejumlah personil dari beberapa instansi dan perusahaan di Dumai seperti PT. Energi Sejahtera Mas, PT. Dumai Jaya Beton, PT. Samudra Indonesia, Bpjs, PT. Bengkalis Dockindo Perkasa, PT. Chevron, PT. Telkom Indonesia,PT. Silvy Mulia Perdana, PT. Aditya Bersaudara, PT. Jotun Marine, PT. Persada Teknik Mandiri, PT. Warisi Jaya, PT. Nusa Rukun, PT. Sari Dumai Sejati, PT. Mega Puteri Graha Group, PT. Ardian Pratama Perkasa, BNI, Ksop Dumai, Bappeda Dumai, Dinas Kominfo Dumai, Dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Disnaker, dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Dumai.

Berdasarkan sambutan ketua panitia sekaligus Wakil DIrektur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Polbeng, Teguh Widodo, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi Polbeng dengan industri.

“Kami sangat mengharapkan masukan dan saran dari Bapak/Ibu dalam hal kurikulum dan proses belajar mengajar demi perbaikan kampus kami agar mampu menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan industri,” papar Teguh.

Muhamad Milchan, Direktur Polbeng, memperkenalkan kampus kepada mitra yang hadir, termasuk visi dan misi satu-satunya politeknik negeri di Riau ini. Beliau juga mengharapkan dukungan penuh dari mitra industri dan instansi pemerintah dalam rangka membangun Polbeng dan memajukan pendidikan tinggi di Riau khususnya karena industri dan perguruan tinggi pada hakikatnya akan selalu saling membutuhkan.

Selanjutnya, Asisten II Pemko Dumai, H. Syahrinaldi, dalam sambutannya menegaskan perlunya kerjasama di revolusi 4.0 ini.

“Dengan adanya kerjasama, pihak Polbeng bisa mendapat bantuan contohnya seperti sarana dan prasarana, bantuan beasiswa dan lain lain. Melalui kerjasama ini perguruan tinggi bisa mengetahui  atau mendapatkan informasi  dari peruhaan terkait mana saja yang sedang membuka lowongan pekerjaan . Dengan mengetahui ini, pihak kampus dengan mudah menyampaikan informasi tersebut kepada alumni”, ungkapnya.

Selain itu, Syahrinalidi juga berharap Polbeng beserta instansi dan pihak industri yang hadir dapat melakukan kerjasama kedepannya serta menyesuaikan kurikulum kampus dengan permintaan industri sehingga mempermudah lulusan nantinya.

Penghujung acara Direktur Polbeng menandatangani MoU dengan beberapa Industri dan Instansi yaitu PT. Dumai Jaya Beton, PT. Konsuil Wilayah Riau, PT. Mega Puteri Graha Group dan Dinas PU Dumai. Acara di akhiri photo dan Makan bersama.

CategoriesUncategorized

Perdana, Polbeng Goes to Industry Hadirkan Pensyarah dari Malaysia

Polbeng Goes to Industry kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana untuk pertama kalinya agenda tahunan kampus ini menghadirkan tamu dari luar negri, yakni Ms. Poh See sebagai Head Of International Office dari Politeknik Ungku Omar Malaysia.

Kedatangan Ms. Poh See ini dalam rangka rencana penjajakan kerjasama luar negeri dalam kegiatan pertukaran magang industri.

Seperti yang diketahui, Polbeng sebelumnya telah melakukan pertukaran mahasiswa magang dengan Politeknik Ungku Omar Malaysia dalam kegiatan SEA-TVET pada bulan September lalu.

Untuk selanjutnya, kedua pihak berencana untuk melaksanakan pertemuan di Filipina untuk membahas agenda pertukaran mahasiswa magang  selanjutnya yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019 .

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan  Polbeng yang sangat positif dan pro aktif untuk membangun kerjasama dengan industri. Terlebih, feedback dari industri juga positif,” ungkap Ms. Poh See

Beliau berharap kerjasama akan terjalin lebih erat dan menyeluruh dari kedua belah pihak sehingga mampu melahirkan putra putri Riau yang lebih produktif sesuai dengan kebutuhan industri era 4.0. ,” tutupnya