Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesUncategorized

17 Mahasiswa Polbeng akan Ikuti Tes Wawancara Program Pertukaran Mahasiswa Magang se ASEAN

Awal April lalu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Politeknik Negeri Bengkalis, Teguh Widodo  bersama representatif beberapa perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara mengikuti pertemuan dengan Sekretariat Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Maksud dari pertemuan ini adalah untuk membahas dua program gagasan perguruan tinggi-perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Filipina bekerjasama dengan SEAMEO, yakni program pertukaran mahasiswa magang dan program gelar ganda yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September nanti. Dalam pertemuan ini juga, para representatif perguruan tinggi ini menandatangani persetujuan kerjasama untuk pelaksanaan program ini.

Hasil pertemuan ini segera disampaikan Teguh kepada masing-masing Ketua Jurusan, Ketua Program Studi dan Dosen Wali di lingkungan Polbeng. Sebagai respon, beberapa program studi telah memberikan nama mahasiswanya untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa magang ke Malaysia, dan terlebih dahulu akan mengikuti beberapa rangkaian tes, diawali tes wawancara.

Adapun mahasiswa yang diajukan oleh prodi adalah Dewi Sundari, Dessy Novitasari, semester 2 Prodi Administrasi Bisnis, Anisa Hamzelina Putri, semester 2 Prodi Bahasa Inggris Bisnis, Roni Akmal dan Muhamad Firzamansyah, semester 6 Prodi Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan, M. Sugianto, Bobby Afrianda, semester 4 Teknik Elektronika dan Anggi Hendrianto, semester 2 Teknik Listrik, Masinta, semester 4 Prodi Rekayasa Perangkat Lunak, Yusuf Wahyudi, Lutfia Siskhawati, Sari Ade Wahyuni, Livia Ananda, Ristya Rizkynami, Semester 2 Prodi Administrasi Bisnis Internasional, Suryani Semester 4 Prodi Administrasi Bisnis Internasional, Ryan Febrianto Semester 2 Prodi Akuntansi keuangan Publik

Pengiriman perwakilan masing-masing prodi ini di apresiasi tinggi oleh Teguh Widodo.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak jurusan, prodi dan dosen wali yang berhasil mendorong mahasiswanya untuk mengajukan diri dalam program Student Internship Exchange Programme dibawah SEAMEO PROJECT ini sebagai program internasional pertama yang diikuti oleh Polbeng. Kami harapkan mahasiswa/i ini mampu melewati tes wawancara dan menjadi perwakilan polbeng nanti,” ungkap Teguh. (IRM)

CategoriesUncategorized

Mapala Laksmana Polbeng Luncurkan Program Botol Mandiri dalam Seminar Peduli Mangrove

Minggu (29/4) lalu, UKM Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Laksmana menggelar Seminar Peduli Mangrove dan Peluncuran Program Botol Mandiri bertemakan “Selamatkan Pulau Bengkalis dari Abrasi” di Aula Gedung Utama Kampus Politeknik Negeri Bengkalis.

Seminar yang diikuti oleh lebih kurang 60 peserta dari berbagai komunitas pecinta alam di Bengkalis ini diisi oleh Samsul Bahri, seorang aktivis lingkungan penggiat mangrove dari desa pesisir, Pambang.

Turut hadir membuka kegiatan tersebut, Teguh Widodo selaku Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Polbeng. Teguh dalam sambutannya memberikan apresiasi atas gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa ini.

“Tambahan saya, jenis kegiatan lebih divariasikan lagi kedepannya dengan menambah kegiatan outdoor seperti diving, rock climbing dan lain-lain,” sampai Teguh.

Sementara Rio Saputra, ketua pelaksana acara meminta agar peserta banyak bertanya kepada narasumber.

 “Yang kita hadirkan hari ini adalah seorang aktivis penggiat mangrove sebagai narasumber, jadi silakan banyak bertanya tentang hal-hal yang ingin diketahui,” sampai Rio.

Adapun Program Botol Mandiri yang di launching dalam seminar ini adalah untuk meminimalisir sampah plastik di lingkungan. Melalui program ini, setiap mahasiswa membawa botol minum sendiri dari rumah sehingga tidak lagi membeli air botolan berbahan plastik yang dapat merusak lingkungan.

Mapala Laksmana juga berencana untuk bekerjasama dengan kantin kampus dan warung-warung sekitar untuk mensukseskan program ini, dimana selama satu hari segala transaksi botol plastik ditiadakan. Kemudian, program ini akan terus dicanangkan ke lingkungan kampus untuk dapat dibiasakan. (IRM)