Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita

Seminar Praktisi Jurusan Teknik Perkapalan Polbeng Hadirkan Akademisi dan Praktisi Industri Kapal

BENGKALIS – Bertempat di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, Jurusan Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sukses menggelar kegiatan Seminar Praktisi dengan tema “Integrasi Pengetahuan Akademik dan Pengalaman Industri dalam Bidang Perkapalan dan Fabrikasi” pada Sabtu, 8 November 2025,.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta, terdiri atas mahasiswa Program StudiD3 Teknik Perkapalan dan D4 Teknik Rekayasa Arsitektur Perkapalan, serta dihadiri oleh Wakil Direktur I Polbeng, Romadhoni, ketua prodi, dosen, dan staf jurusan.

Seminarkali ini  menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Trisno Susilo, selaku akademisi dari Universitas Karimun sekaligus praktisi industri dari PT Sembawang Shipyard, dan Isyam, alumni Polbeng yang kini berkarier di PT Bengkalis Dock Indo Perkasa.

”Kegiatan seminar praktisi ini menjadi wadah penting dalam menjembatani dunia akademik dengan dunia industri,” ucap Wakil Direktur I, Romadhoni dalam sambutannya. Ia berharap mahasiswa dapat memahami secara lebih nyata bagaimana ilmu yang diperoleh di kampus diterapkan dalam pekerjaan profesional di lapangan.

Selama sesi seminar, para narasumber memaparkan pentingnya integrasi antara teori perkuliahan dan praktik industri, khususnya dalam bidang desain kapal, proses fabrikasi, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Mereka juga menekankan bahwa kesuksesan di dunia kerja tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kedisiplinan, etika kerja, dan integritas.

Lebih lanjut, narasumber mendorong mahasiswa untuk memiliki jiwa kewirausahaan dan berani menciptakan lapangan kerja di sektor perkapalan dan fabrikasi. Menurut mereka, lulusan Polbeng memiliki potensi besar untuk menjadi inovator dan pelaku usaha yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Mahasiswa terlihat antusias bertanya mengenai strategi menghadapi tantangan dunia kerja, peluang wirausaha di bidang teknik, serta langkah-langkah membangun karier berkelanjutan di industri perkapalan.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknik Perkapalan Polbeng berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia industri, memiliki wawasan praktis yang relevan, serta mampu mengaplikasikan ilmu akademik secara nyata di lapangan. Pihak jurusan juga berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin dengan tema yang lebih beragam, sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra industri terkait. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Jurusan Bahasa Polbeng Gelar Kuliah Praktisi, Kaji Dampak AI pada Profesi Penerjemah & Juru Bahasa

BENGKALIS – Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan kuliah praktisi bertajuk “Localization and AI: Redefining the Future of Translation and Interpreting” di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 pada Senin, 10 November 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Taufik Afdal, Anggota Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) sekaligus Sekretaris HPI Komisariat Daerah Kepulauan Riau, sebagai narasumber. Turut hadir Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan Polbeng, Guswandi, beserta para dosen Jurusan Bahasa, dengan mahasiswa Jurusan Bahasa sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Guswandi berpesan agar peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk memahami pengaruh perkembangan AI terhadap profesi penerjemah dan juru bahasa. “Manfaatkan kegiatan ini karena banyak ilmu yang dapat diperoleh. Perlu kita kaji apakah peran juru bahasa masih dibutuhkan atau telah bergeser karena kehadiran AI. Semoga kegiatan ini memberikan wawasan dan pola pikir yang lebih luas,” ungkap Guswandi.

Sekretaris Jurusan Bahasa, M. Sabri, menekankan bahwa profesi penerjemah dan juru bahasa bukanlah pekerjaan mudah. “Penerjemah dan juru bahasa merupakan profesi yang sangat menantang, terlebih untuk juru bahasa karena waktu yang terbatas dalam melakukan interpretasi. Saya berharap seminar hari ini berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Sebelum pemaparan materi, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polbeng dan HPI sebagai wujud komitmen dan kerja sama kedua institusi, disertai penyerahan cenderamata dari Polbeng kepada HPI.

Pada sesi pemaparan, Taufik membahas pengaruh AI dalam dunia penerjemahan dan interpretasi. “AI belum dapat menggantikan peran manusia sepenuhnya saat ini karena ketidakmampuannya dalam menyampaikan emosi manusia. Interpretasi sangat kompleks, intonasi yang diucapkan harus sesuai dengan emosi pembicara. Untuk saat ini, AI masih berperan sebagai alat bantu,” jelas Taufik. Taufik juga memperkenalkan HPI sebagai organisasi profesi yang tercatat sebagai anggota resmi International Federation of Translators (IFT). Ia menjelaskan secara komprehensif mengenai struktur kepengurusan, program sertifikasi profesi yang diselenggarakan, serta berbagai keuntungan dan peluang pengembangan karir bagi mahasiswa yang bergabung dengan HPI.

Melalui kuliah praktisi ini, Polbeng berharap mahasiswa Jurusan Bahasa dapat lebih memahami dunia penerjemahan dan interpretasi, serta mampu menjawab tantangan perkembangan AI dalam menjalankan profesi di bidang ini. (HUMAS)

CategoriesBerita Kegiatan Kampus

Polbeng Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025

BENGKALIS – Civitas akademika Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 pada Senin, 10 November 2025 di halaman Gedung Kuliah Terpadu 3 (GKT 3). Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Upacara dipimpin oleh Wakil Direktur II Polbeng, Guswandi, yang bertindak selaku pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum untuk meneladani semangat juang, pantang menyerah, dan cinta tanah air. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan lahir dari keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan.

Lebih jauh, Mensos mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai refleksi diri, dengan berkomitmen melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kerja keras, pemikiran jernih, dan pelayanan tulus bagi bangsa.

Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan pesan-pesan pahlawan nasional, yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa. Di antara pesan yang dibacakan adalah pesan Dr. Cipto Mangunkusumo, Nyi Ageng Serang, Sultan Sjahrir, dan Raden Dewi Sartika. Setiap pesan mengingatkan kembali semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan pesan-pesan pahlawan, hingga pembacaan doa untuk para pahlawan yang telah gugur.

Melalui peringatan ini, Polbeng berkomitmen untuk menumbuhkan semangat juang dan nasionalisme di kalangan sivitas akademika, sejalan dengan tema nasional Hari Pahlawan 2025 ”Terus Bergerak Melanjtkan Perjuangan”. (HUMAS)