GUIYANG – Direktur Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Johny Custer, bersama Kepala Kantor Urusan Internasional, Alkadri Perdana, menghadiri China-ASEAN Education Cooperation Week 2025 di Guiyang, Republik Rakyat Tiongkok, pada 11–12 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polbeng memperluas kerja sama dan jaringan internasional di bidang pendidikan vokasi, khususnya logistik, transportasi, dan pengiriman barang.
Acara bergengsi ini mempertemukan perguruan tinggi vokasi dari negara-negara ASEAN dengan berbagai institusi pendidikan dan industri di Tiongkok. Dari Indonesia, hanya tiga kampus yang diundang: Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Banyuwangi, dan Politeknik Negeri Bali.
Selama kegiatan, delegasi Polbeng mengadakan sejumlah pertemuan dengan kampus mitra dan asosiasi pendidikan, seperti Guizhou Communications Polytechnic, Wuhan University of Technology and Business, Rajamangala University of Technology Thailand, serta beberapa lembaga vokasi lainnya. Pembahasan meliputi pengembangan kurikulum berbasis industri, program magang internasional, dan riset kolaboratif di bidang logistik dan transportasi.

Dalam forum tersebut, Direktur Johny Custer juga memperkenalkan potensi strategis Kabupaten Bengkalis yang terletak di antara Kota Dumai dan Batam—dua kawasan industri besar di Indonesia. Ia menegaskan bahwa posisi Bengkalis yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka menjadi peluang besar untuk mengembangkan pendidikan vokasi maritim dan logistik.
“Dengan potensi geografis dan industri yang kuat, Bengkalis punya kesempatan besar menjadi pusat pengembangan SDM vokasi di bidang logistik dan transportasi laut. Polbeng siap berkolaborasi dengan institusi internasional untuk mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global,” ujar Johny.
Melalui partisipasi di forum ini, Politeknik Negeri Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama internasional, mendorong pertukaran mahasiswa dan dosen, mengembangkan program dual degree, serta menggarap penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan industri global. Polbeng bertekad menjadi pusat unggulan pendidikan vokasi maritim dan logistik di Sumatera, sekaligus bagian dari jejaring pendidikan vokasi ASEAN yang adaptif dan berkelas dunia. (HUMAS)





