Politeknik Negeri Bengkalis

Dosen dan Tendik Polbeng Ikuti Pelatihan Master Trainer Program AI Ready ASEAN, Siap Hadapi Perkembangan Digital

BENGKALIS – Dosen dan tenaga kependidikan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengikuti Training of Master Trainer Program AI Ready ASEAN, sebuah inisiatif ASEAN Foundation yang didukung Google.org. Kegiatan diselenggarakan oleh Kaizen Collaborative Impact sebagai Local Implementing Partner pada Selasa, 7 Oktober 2025, secara daring melalui Google Meet.

Program AI Ready ASEAN merupakan inisiatif regional untuk membangun literasi kecerdasan buatan (AI) di kawasan ASEAN. Program ini dirancang untuk mempersiapkan masyarakat, termasuk para pendidik, agar mampu berkembang di era digital serta memanfaatkan AI secara bertanggung jawab dan etis.

Pelatihan ini dihadiri Wakil Direktur II Bidang Umum dan Keuangan Polbeng, Guswandi, serta Managing Director Kaizen Collaborative Impact, Aidil Wicaksono. Dalam sambutannya, Guswandi menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Polbeng. “Perkembangan dunia telah mengarah ke AI. Jika tidak mengikutinya, kita akan tertinggal. AI seharusnya menjadi alat bantu bekerja, bukan pengganti peran manusia. Yang penting, kita harus menguasai AI sebaik mungkin agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih efisien,” ujarnya.

Senada dengan Guswandi, Aidil Wicaksono menyatakan kegembiraannya atas partisipasi Polbeng. “Kami senang dapat melibatkan Polbeng. Semoga peserta tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga mampu menyelesaikan tantangan ke depan. Kami berharap Polbeng menjadi role model yang dapat diangkat ke kancah ASEAN dan internasional,” tutur Aidil.

Sebelum berlanjut ke materi utama, Polbeng dan Kaizen Collaborative Impact melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) secara daring. Kerja sama ini menandai komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan AI Ready ASEAN Programme di Polbeng, sekaligus memperkuat peran kampus dalam memperluas kolaborasi internasional di bidang kecerdasan buatan dan transformasi digital.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Hour of Code Indonesia yang dipandu Master Trainer AI Ready ASEAN, Iqbal Gunawan. Dalam sesi ini, Iqbal memperkenalkan konsep dasar AI, cara membedakan AI dan non-AI, serta prinsip kerja AI. Dijelaskannya pula pemanfaatan AI dalam pembelajaran, konsep Hour of Code beserta implementasinya, dan peran pendidik dalam transformasi digital pendidikan.

Setelah Training of Master Trainer, program akan dilanjutkan dengan dua tahap berikutnya, yaitu Hour of Coding Campaign dan In-Depth Learning. Melalui pelatihan ini, diharapkan dosen dan tenaga kependidikan Polbeng dapat menguasai teknologi AI secara optimal sehingga mampu mendukung efisiensi dan inovasi dalam proses pendidikan. (HUMAS)

 

Facebook
WhatsApp