Politeknik Negeri Bengkalis

CategoriesBerita Achievement

Mahasiswa Polbeng Raih Juara 2 Best Paper Nasional Ajang Kompetisi Penulisan Jurnal Teknik Sipil di ITENAS

BENGKALIS — Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Akmal Mahmudi, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil berhasil meraih Juara 2 Best Paper dalam ajang National Civil Engineering Academic Journal Writing Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil ITENAS secara daring dan diumumkan pada 13 Desember 2025.

Kompetisi ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mempertandingkan karya tulis ilmiah pada sejumlah bidang teknik sipil, di antaranya transportasi, struktur, geoteknik, sumber daya air, hingga teknik pantai. Dalam ajang ini, Polbeng mengirimkan satu peserta dan mengikuti satu kategori lomba, yakni bidang transportasi.

Pada kompetisi tersebut, Akmal mengangkat karya ilmiah berjudul “Evaluasi Kinerja Dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas Citimall Dumai Pasca Beroperasi”. Paper ini membahas evaluasi kinerja dokumen analisis dampak lalu lintas dengan meninjau kesesuaian data perencanaan terhadap kondisi aktual di lapangan. Karya tersebut dinilai memiliki kekuatan pada analisis data, relevansi isu, serta kontribusi terhadap perencanaan transportasi berbasis kondisi riil.

Persiapan lomba dilakukan sejak November 2025 dengan waktu pengerjaan sekitar tiga minggu. Tahapan kompetisi meliputi pengumpulan abstrak dan full paper yang kemudian dinilai oleh dewan juri berdasarkan kualitas akademik, ketajaman analisis, dan relevansi substansi penelitian. Dalam proses penyusunan karya ilmiah ini, Akmal mendapatkan pendampingan dari salah satu dosen Teknik Sipil, M. Idham.

Menanggapi capaian tersebut, M. Idham menyampaikan bahwa prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Polbeng dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan aplikatif. Menurutnya, topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi lapangan dan memiliki potensi kontribusi nyata terhadap perencanaan transportasi. ”Semoga prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk aktif dalam penelitian dan kompetisi ilmiah,” harapnya. (HUMAS)

CategoriesBerita Campus Activities

Polbeng Gelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 di Aula Gedung Teknik Informatika, pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh operator dan guru Bimbingan Konseling (BK) dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan bertujuan menginformasikan mekanisme penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, sekaligus memfasilitasi para operator dan guru BK dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada siswa di sekolah masing-masing.

Wakil Direktur I Bidang Akademik, Romadhoni, mengapresiasi kehadiran para peserta sosialisasi dan memaparkan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 akan dimulai lebih awal, dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025. Ia juga menyampaikan adanya kriteria tambahan dalam penilaian akademik. “Selain perubahan waktu, terdapat penyesuaian kriteria seleksi untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Romadhoni turut menginformasikan rencana pengembangan Polbeng, termasuk pembukaan kampus cabang di Kota Duri pada 2026. “Program studi yang akan dibuka masih dalam tahap diskusi intensif dengan para pemangku kepentingan. Rencananya, operasional kantor cabang akan dimulai awal 2026,” pungkasnya.

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pihak Polbeng. Menjelang akhir, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada SMAN 2 Bengkalis, MAN 1 Bengkalis, dan SMKN 1 Bengkalis sebagai penyumbang mahasiswa terbanyak pada penerimaan mahasiswa Polbeng tahun akademik 2025/2026.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap terbangun sinergi yang kuat dengan sekolah-sekolah di Bengkalis dalam merekrut calon mahasiswa yang berkualitas, serta memperluas akses informasi mengenai pendidikan vokasi kepada generasi muda di daerah. (HUMAS)

CategoriesBerita Campus Activities

Polbeng Apresiasi Mahasiswa Berprestasi dalam Anugerah Kemahasiswaan 2025

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan Anugerah Kemahasiswaan 2025 di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas berbagai prestasi dan kontribusi yang telah ditorehkan mahasiswa Polbeng di tingkat nasional maupun internasional.

Anugerah diberikan kepada mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Polbeng melalui pencapaian di bidang akademik dan non-akademik. Penerima penghargaan mencakup pemenang kompetisi nasional dan internasional serta penerima pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).

Kategori penghargaan juga diperuntukkan bagi dosen atau tenaga kependidikan melalui Pembimbing Mahasiswa Berprestasi atas perannya dalam mendampingi mahasiswa selama mengikuti kompetisi. Selain itu, terdapat pula finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) yang diseleksi berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), prestasi di kancah nasional dan internasional, serta penguasaan bahasa Inggris.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Marhadi Sastra, dalam laporannya menyampaikan adanya peningkatan signifikan dalam capaian kemahasiswaan Polbeng. “Tahun ini, Polbeng meraih predikat ‘Baik Sekali’ dalam Penilaian Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) 2025. Setiap jurusan juga menunjukkan upaya luar biasa dalam berbagai perlombaan. Anugerah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mahasiswa. Kami berharap kolaborasi ini terus menciptakan suasana yang mendorong kompetisi berkualitas,” ungkap Marhadi.

Direktur Polbeng, Johny Custer, turut mengapresiasi mahasiswa dan para pembimbing. “Kami bangga atas prestasi yang telah diraih. Terima kasih kepada seluruh dosen pembimbing yang telah memberikan pendampingan terbaik, serta dukungan yang memungkinkan mahasiswa mencapai prestasi membanggakan,” ucap Johny.

Melalui kegiatan ini, Polbeng berharap dapat terus memotivasi mahasiswa untuk berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi aktif dalam membangun reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional. (HUMAS)

CategoriesBerita Achievement

Pertahankan Gelar Empat Tahun Berturut, Polbeng Kembali Raih Penghargaan Best Design ERC di Ajang KKI 2025

MALANG — Politeknik Negeri Bengkalis kembali mencatat prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Kapal Indonesia (KKI) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada 4–7 Desember 2025. Pada tahun ini, Tim Jurusan Teknik Perkapalan yang terdiri dari M. Ibrahim Anselistyo, Ali Rahman Hakim dan Septa Feridan berhasil memenangkan gelar Best Design Electric Remote Control (ERC), mempertahankan gelar ini untuk Polbeng selama empat tahun berturut-turut sejak 2022, 2023, 2024, hingga 2025.

Kompetisi nasional bergengsi ini diikuti oleh 48 peserta kategori Electric (ERC) dan 35 peserta kategori Fuel Engine Remote Control (FERC) dari seluruh Indonesia. KKI sendiri memperlombakan tujuh kategori, yakni desain inovasi konstruksi kapal, desain inovasi perlengkapan kapal, desain inovasi permesinan kapal, performa elektrik ERC, performa fuel engine FERC, fun race, serta kategori best design ERC dan FERC.

Pada tahun ini, Polbeng mengirimkan tim untuk dua kategori performa, yaitu Electric Remote Control (ERC) dan Fuel Engine Remote Control (FERC). Tim mahasiswa Polbeng didampingi oleh empat pembimbing, yakni Sidik Purwoko, M. Ikhsan, Jupri, dan Fazrian.

Persiapan kompetisi dilakukan sejak Agustus 2025, dimulai dari tahap perancangan desain, pembuatan prototipe menggunakan material durafiberglass, pemasangan sistem penggerak listrik (untuk ERC) dan mesin bahan bakar (untuk FERC), hingga serangkaian sea trial untuk memastikan performa kapal. Setelah itu, dilakukan pengecatan dan penyempurnaan akhir sebelum kapal diberangkatkan ke Malang.

Polbeng di KKI 2022

Kapal ERC Polbeng dirancang dengan desain yang fleksibel dan lincah sehingga stabil di berbagai kondisi perairan, sementara kapal FERC memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap gelombang kuat dan dinamika perairan yang lebih ekstrem. Kedua kapal tersebut dibangun untuk mengedepankan efisiensi, presisi, dan daya tahan—membawa identitas kuat kompetensi vokasi Polbeng.

Polbeng di KKI 2023

Ketua Jurusan Teknik Perkapalan, Budhi Santoso, mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena Polbeng kembali mampu mempertahankan prestasi nasional dalam kompetisi yang semakin ketat setiap tahunnya. Beliau turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.

Polbeng di KKI 2024

“Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi tim untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi yang lebih baik di masa mendatang. Kami berharap tahun berikutnya Polbeng dapat kembali meningkatkan kualitas desain sekaligus memperluas kategori kompetisi yang diikuti,” ungkap Budhi. (HUMAS)

CategoriesBerita

Hadiri Seminar Nasional Politeknik Pengadaan Nasional, Polbeng Teken Deklarasi Konsorsium Riset Pengadaan

PEKANBARU — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) resmi menjadi salah satu institusi yang bergabung dalam Konsorsium Riset Pengadaan, yang dideklarasikan pada rangkaian Seminar Nasional Pengadaan yang diselenggarakan oleh Politeknik Pengadaan Nasional. Polbeng diwakili oleh Wakil Direktur I, Romadhoni, yang hadir langsung dan menandatangani dokumen deklarasi bersama perguruan tinggi dan lembaga lainnya pada Kamis (4/12).

Kegiatan Seminar Nasional ini mengusung tema “Kebijakan Publik, Talenta Pengadaan, dan Kewirausahaan Sosial dalam Pengadaan Berkelanjutan”, dan berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru. Acara ini menghadirkan para pejabat nasional, di antaranya anggota Komisi X DPR-RI Ferdiansyah, pejabat dari LKPP, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, serta Panglima Kodam XIX Tuanku Tambusai. Total peserta mencapai lebih dari 350 orang yang terdiri dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, praktisi pengadaan, pelaku usaha, hingga media.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi seminar, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD), dan puncaknya adalah Deklarasi Pembentukan Konsorsium Riset Pengadaan. Deklarasi ini memuat lima komitmen strategis: memperkuat kolaborasi riset, menghimpun sumber daya akademik dan kelembagaan, mengembangkan platform kolaborasi nasional, dan meningkatkan kapasitas talenta pengadaan sesuai kebutuhan industri serta kebijakan nasional.

Wadir I Polbeng menandatangani dokumen deklarasi sebagai bentuk komitmen Polbeng dalam mendukung penguatan penelitian terapan di bidang pengadaan barang/jasa. Dengan bergabungnya Polbeng dalam konsorsium ini, kampus vokasi tersebut semakin memperluas jejaring riset dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta lembaga strategis di tingkat nasional.

Romadhoni menyampaikan bahwa keterlibatan Polbeng dalam konsorsium ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pengembangan riset pengadaan. “Melalui konsorsium ini, Polbeng berharap dapat terlibat lebih aktif dalam pengembangan riset pengadaan yang inovatif, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa partisipasi Polbeng pada forum nasional ini menjadi bukti komitmen institusi dalam memperkuat penelitian terapan, publikasi ilmiah, dan kerja sama lintas sektor yang mendukung kemajuan pengadaan nasional.

Dengan keterlibatan berbagai institusi dan pemangku kepentingan, Konsorsium Riset Pengadaan diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyatukan agenda riset nasional, membuka peluang kolaborasi baru, serta menghasilkan rekomendasi ilmiah yang berdampak pada perbaikan kebijakan dan praktik pengadaan di Indonesia.

CategoriesBerita Campus Activities

Dosen Polbeng Luncurkan Aplikasi Simulasi Kepabeanan, Pacu Efisiensi Praktikum Ekspor-Impor di Polbeng

BENGKALIS – Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen dari Program Studi Administrasi Bisnis Internasional (ABI), Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), berhasil mengembangkan aplikasi desktop “Simulasi Kepabeanan & Ekspor-Impor” sebagai inovasi pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan mutu praktikum mahasiswa. Aplikasi ini diluncurkan pada Senin (1/12) di gedung jurusan bersama mahasiswa Prodi ABI.

Program ini digagas oleh Adrian Irnanda Pratama selaku ketua tim, bersama Teguh Widodo dan Rita Maysarah sebagai anggota. Inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk memperbaiki proses praktikum yang sebelumnya masih mengandalkan pengisian dokumen manual—sering menimbulkan ketidakakuratan dan menghabiskan banyak waktu.

Aplikasi ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengelola dan memvalidasi berbagai dokumen perdagangan internasional secara digital. Melalui sistem kalkulasi otomatis untuk nilai FOB, bea keluar, hingga kurs valuta asing, serta fitur deteksi kesalahan seperti ketidaksesuaian kode HS, aplikasi ini diyakini mampu mengurangi durasi praktikum hingga 50% dan meningkatkan akurasi pengisian dokumen dari 60% menjadi 85%.

Dalam keterangannya, Adrian menyampaikan bahwa inovasi ini berangkat dari kebutuhan untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi ekosistem industri yang semakin digital.
“Tujuan utama kami adalah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan praktik industri. Dengan aplikasi ini, mahasiswa bisa merasakan proses bisnis yang lebih nyata dan terstruktur, sekaligus memperkuat kesiapan kerja lulusan ABI,” ujar Adrian.

Pengembangan aplikasi dilakukan dengan berkolaborasi bersama Prodi ABI yang memberikan masukan teknis terkait regulasi kepabeanan, alur dokumen, serta studi kasus yang digunakan dalam simulasi. Implementasi aplikasi ini juga akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sebagai media pembelajaran permanen, selaras dengan semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Tim pengabdian menyampaikan bahwa mereka bangga dengan hasil inovasi ini. Menurut mereka, aplikasi ini tidak hanya memudahkan mahasiswa dalam praktik, tetapi juga menghemat waktu dan biaya yang sebelumnya terbebani oleh proses manual. (HUMAS)

CategoriesBerita Campus Activities

Polbeng Gelar FGD dengan DUDI dan Pemkab Bengkalis, Bahas Kelanjutan Pengembangan Kampus Cabang Duri

BENGKALIS – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta perangkat daerah Kabupaten Bengkalis untuk pengembangan program studi di Kota Duri. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Bathin Betuah, Kompleks Kantor Camat Mandau pada Jumat, 28 November 2025 ini merupakan langkah strategis menuju pembangunan Kampus Polbeng Cabang Duri di kawasan eks Terminal AKAP Duri, Simpang Lima, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan Polbeng terdiri atas Direktur Johny Custer, Ketua Senat Zainal Abidin, Wakil Direktur I Romadhoni, Wakil Direktur II Guswandi, dan Wakil Direktur III Marhadi Sastra. Turut hadir perwakilan pemerintah daerah meliputi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, Camat Mandau, dan Camat Bathin Solapan, serta enam perusahaan dari pihak DUDI antara lain Pertamina Hulu Rokan (PHR), PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi, PT ROIF Anugerah Perdana, PT Arjuna Petrogas Indonesia, PT Pembangunan Abadi Andalas Agung (PA3), dan PT Harap Panjang.

Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis, Rinto, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembangunan kampus cabang Duri. “Proyek ini menjadi prioritas kami, sesuai dengan arahan Ibu Bupati. Kami berharap pembukaan program studi dapat direalisasikan pada tahun 2026,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Direktur Polbeng Johny Custer menyatakan bahwa pengembangan kampus cabang Duri bertujuan memenuhi kebutuhan industri dengan menyelaraskan pendidikan vokasi dengan dunia kerja. “FGD ini kami fokuskan untuk menentukan program studi yang akan dibuka dengan mempertimbangkan masukan dari seluruh peserta yang hadir,” jelas Johny.

Perwakilan industri menyampaikan harapan agar program studi yang dikembangkan selaras dengan kebutuhan sumber daya manusia di wilayah Duri, khususnya di bidang keminyakan. Mereka juga berharap semakin banyak lulusan Polbeng sebagai putra daerah yang dapat terserap dalam perusahaan-perusahaan tersebut. Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, mengungkapkan optimisme bahwa kehadiran kampus Polbeng di Duri dapat memajukan daerahnya. “Kami yakin kehadiran kampus Polbeng akan menjadi katalisator pembangunan yang dapat mengakselerasi pertumbuhan wilayah ini ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Hasil FGD merekomendasikan awal tahun 2026 sebagai waktu penetapan pembukaan kantor cabang Polbeng di Duri. Sementara untuk menentukan program studi yang akan dibuka, akan dilakukan survei mendalam kepada seluruh perusahaan mitra dan perangkat daerah terkait, disertai serial diskusi lanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui FGD ini, Polbeng berkomitmen mewujudkan kampus cabang yang responsif terhadap kebutuhan daerah dan industri, sekaligus memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas di wilayah Bengkalis. (HUMAS)

CategoriesBerita

Tim MKWK Polbeng Gelar Edukasi Daur Ulang Sampah dan Konservasi Mangrove untuk Siswa SMPN 3 Bengkalis

BENGKALIS – Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) melalui kelompok Mata Kuliah Wawasan Kebangsaan (MKWK) melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan bertema “Edukasi Daur Ulang Sampah dan Konservasi Mangrove sebagai Upaya Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Siswa SMPN 3 Bengkalis” pada Senin (1/12/2025). Kegiatan yang diikuti 60 siswa/i SMPN 3 Bengkalis ini dirancang untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap isu pengelolaan sampah dan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

Agenda dibuka dengan penyampaian materi oleh mahasiswa mengenai urgensi daur ulang sampah dalam kehidupan sehari-hari serta peran mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Penyampaian materi dibuat interaktif agar siswa lebih mudah memahami konteks ekologis yang relevan dengan kehidupan mereka. Setelah sesi materi, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan ecobrick sebagai bentuk implementasi nyata pengelolaan sampah plastik. Melalui sesi praktik ini, siswa belajar mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna sekaligus memahami kontribusi sederhana yang dapat mereka lakukan untuk menjaga lingkungan.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan bertanya serta semangat saat melakukan praktik. Banyak dari mereka mengakui bahwa kegiatan ini memberi wawasan baru sekaligus pengalaman yang menyenangkan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh kelompok MKWK Polbeng dengan pemateri mahasiswa Suci Hayati, Nabilatul Afifah, dan Aisyah Muthmainnah, serta didampingi oleh dosen MKWK Defitri Akbar dan Evia Firnadia.

Dosen pendamping, Defitri Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang penting, baik bagi mahasiswa maupun siswa. ”Kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata di sekolah, sekaligus melatih generasi muda untuk lebih peka terhadap isu lingkungan, ucapnya.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, mampu menerapkan konsep reduce–reuse–recycle baik di rumah maupun di sekolah, serta memiliki kepedulian lebih tinggi terhadap konservasi mangrove dan keberlanjutan ekosistem pesisir. Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini dan berharap adanya kerja sama lanjutan.

Untuk selanjutnya, mahasiswa dan pihak sekolah merencanakan penerapan program ecobrick sederhana, menjajaki kolaborasi lanjutan di bidang lingkungan, serta melakukan pendampingan untuk memastikan siswa dapat memanfaatkan ecobrick dengan optimal. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Politeknik Negeri Bengkalis dalam mendorong literasi lingkungan dan aksi ekologis di tingkat sekolah. (HUMAS)

CategoriesBerita

Dosen Polbeng Lolos Seleksi Nasional Fasilitator PKGSD–MBI: Penguatan Peran Kampus dalam Transformasi Pendidikan Dasar

BENGKALIS – Tiga dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Rionaldi dan Boni Saputra dari Jurusan Bahasa, serta Rindilla Antika dari Jurusan Teknik Elektro dinyatakan lolos sebagai Calon Fasilitator Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI) yang dilaksanakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mereka mengikuti Bimbingan Teknis Nasional Calon Fasilitator PKGSD–MBI Angkatan 2 yang diselenggarakan pada 26–29 November 2025 di Tangerang.

Ketiga dosen tersebut termasuk dalam 27 peserta asal Provinsi Riau yang berhasil lolos seleksi nasional. Secara keseluruhan, sebanyak 1.300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan lolos sebagai calon fasilitator, terpilih dari lebih dari 4.000 pendaftar yang berasal dari beragam latar belakang, seperti dosen, guru, widyaiswara, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), serta instansi pendidikan lainnya.

Pelaksanaan Bimtek ini dilandasi oleh kebijakan pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan bahwa mata pelajaran Bahasa Inggris di SD/MI bersifat pilihan hingga tahun ajaran 2026/2027 dan akan menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Kementerian berperan dalam mendukung proses transisi tersebut, salah satunya melalui penyediaan pelatihan bagi guru yang akan mengajar Bahasa Inggris di sekolah dasar. Keberadaan fasilitator yang kompeten menjadi elemen penting untuk memastikan implementasi kebijakan ini berjalan efektif dan merata.

Melalui Bimtek ini, peserta dibekali pemahaman terkait kebijakan pembelajaran Bahasa Inggris SD, kerangka kurikulum berbasis CEFR, serta desain modul A1–A2 yang disusun dengan prinsip deep learning. Selain penguasaan materi, para calon fasilitator juga dilatih dalam pengelolaan pembelajaran dan pendampingan profesional bagi guru, sehingga mampu menjaga mutu penyelenggaraan PKGSD–MBI di tingkat nasional maupun daerah secara konsisten, akuntabel, dan berkesinambungan.

Para dosen terpilih menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam Bimtek Nasional ini adalah wujud komitmen sebagai pendidik untuk berkontribusi langsung dalam akselerasi kualitas pendidikan di Indonesia.  ”Program ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kapasitas guru sekolah dasar dalam pengajaran Bahasa Inggris dan mendorong transformasi pembelajaran yang lebih adaptif di tingkat nasional,” ungkap Boni Saputra.

Ke depan, pelaksanaan program akan berlanjut melalui pelatihan nasional bagi calon fasilitator pada akhir 2025 hingga awal 2026, yang kemudian diteruskan dengan kegiatan fasilitasi oleh para fasilitator pada periode 2026–2027 dalam Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI). Program ini ditargetkan mampu memastikan tercapainya pelatihan guru secara merata dan mendukung implementasi mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar sesuai kebijakan nasional. (HUMAS)

CategoriesBerita Research and Innovation

Tim Matching Fund Polbeng Luncurkan Produk TTG Bajak Mini dan Sistem Irigasi IoT di Desa Deluk

BENGKALIS – Dosen Politeknik Negeri Bengkalis melalui program Matching Fund 2025 resmi melaksanakan Launching Produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa Bajak Mini dan Sistem Irigasi Berbasis IoT pada Kamis, 27 November 2025, di Desa Deluk, Kecamatan Bantan.

Kegiatan Matching Fund bertajuk “Transformasi Pertanian Menuju Swasembada Pangan: Pembinaan dan Teknologi Bagi Kelompok Petani Kabupaten Bengkalis” ini diikuti oleh berbagai pihak. Total peserta mencapai lebih dari 30 orang, terdiri atas perwakilan 5 kelompok tani se-Kecamatan Bantan, perangkat Desa Deluk, perwakilan Dinas Pertanian, pendamping pertanian, perwakilan RT/RW setempat, serta mahasiswa dan dosen pengusul yang terdiri dari Abdul Gafur, Rahmat Fajrul dan Supria. Selain itu, kegiatan juga turut dihadiri tim P3M Polbeng serta tim reviewer internal, Pardi.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan, dilanjutkan dengan serah terima alat, serta sesi utama berupa demonstrasi langsung penggunaan bajak mini dan sistem irigasi berbasis IoT. Para peserta mendapatkan penjelasan teknis sekaligus kesempatan mencoba alat secara langsung di lapangan untuk memastikan pemahaman optimal terhadap operasional dan manfaat teknologi tersebut.

Para mitra menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polbeng. Mereka menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas inovasi yang dihasilkan. ”Kami meyakini bahwa alat ini akan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan efisiensi pengolahan lahan dan manajemen penyiraman di tingkat kelompok tani, ” ucap salah satu mitra.

Sementara itu, tim pengusul menyampaikan harapan agar inovasi ini memberikan manffat berkelanjutan bagi mitra. ”Semoga teknologi ini dapat membantu kelompok tani dalam mempercepat proses pengolahan tanah, mempercepat waktu tanam, meningkatkan kualitas penyiraman yang lebih teratur, serta pada akhirnya mendorong peningkatan produktivitas pertanian.,” ungkap ketua tim, Abdul Gafur.

Produk yang diluncurkan tidak hanya dimaksudkan sebagai luaran kegiatan, tetapi juga sebagai solusi berkelanjutan. Ke depan, tim akan melakukan pendampingan lanjutan, evaluasi pemanfaatan teknologi di lapangan, serta mengembangkan peluang kerja sama baru untuk memperluas penerapan TTG di wilayah lain. (HUMAS)