Politeknik Negeri Bengkalis

Tiga Alumni Teknik Sipil Lolos Beasiswa INTENSE Spring Program 2026, Siap Lanjut S2 di Taiwan

BENGKALIS — Kabar membanggakan kembali datang dari alumni Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng). Kali ini, tiga alumni Program Studi Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan (TPJJ), Jurusan Teknik Sipil lulusan tahun 2024, yakni Adib Ayman Deris, Fitrah Kurniawan, dan Najeb Abdullah, berhasil lolos seleksi INTENSE 2026 Spring Program dan diterima melanjutkan studi magister (S2) di National Chung Hsing University, Taiwan.

Ketiga alumni tersebut akan mulai perkuliahan pada akhir Februari 2026 setelah melalui proses seleksi selama dua bulan, yakni pada November–Desember 2025. Pengumuman kelulusan disampaikan pada Januari 2026.

Program International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE) merupakan inisiatif yang membuka peluang bagi mahasiswa dan alumni Indonesia untuk melanjutkan studi di Taiwan sekaligus memperoleh pengalaman industri internasional. Program ini ditujukan bagi mahasiswa semester akhir maupun alumni lima tahun terakhir, baik dari jenjang diploma hingga sarjana terapan yang ingin melanjutkan studi magister.

Dalam skema INTENSE, peserta akan menjalani perkuliahan selama satu tahun di universitas, dilanjutkan satu tahun pengalaman industri. Setelah menyelesaikan studi akademik, peserta juga berkesempatan melanjutkan kontrak magang hingga dua tahun dengan peluang mendapatkan gaji dari perusahaan mitra.

Ketua Jurusan Teknik Sipil Polbeng, Hendra Saputra, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para alumni tersebut.

“Selamat kepada alumni TPJJ atas keberhasilan lolos seleksi program S2 Teknik Sipil di National Chung Hsing University, Taiwan. Ini merupakan pencapaian membanggakan yang menunjukkan kualitas dan potensi lulusan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis. Ini juga menjadi bukti bahwa alumni Teknik Sipil Polbeng secara konsisten mampu menembus program beasiswa internasional seperti INTENSE Spring Program,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman studi internasional ini dapat memperkuat kompetensi alumni, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi, riset, dan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya Provinsi Riau.

“Selain kuliah, kami juga berharap para alumni dapat membangun relasi, jejaring global, dan pengalaman organisasi internasional yang akan menjadi nilai tambah besar bagi karier dan kontribusi mereka ke depan,” tutupnya. (HUMAS)

Facebook
WhatsApp