Politeknik Negeri Bengkalis

Hadiri Seminar Nasional Politeknik Pengadaan Nasional, Polbeng Teken Deklarasi Konsorsium Riset Pengadaan

PEKANBARU — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) resmi menjadi salah satu institusi yang bergabung dalam Konsorsium Riset Pengadaan, yang dideklarasikan pada rangkaian Seminar Nasional Pengadaan yang diselenggarakan oleh Politeknik Pengadaan Nasional. Polbeng diwakili oleh Wakil Direktur I, Romadhoni, yang hadir langsung dan menandatangani dokumen deklarasi bersama perguruan tinggi dan lembaga lainnya pada Kamis (4/12).

Kegiatan Seminar Nasional ini mengusung tema “Kebijakan Publik, Talenta Pengadaan, dan Kewirausahaan Sosial dalam Pengadaan Berkelanjutan”, dan berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru. Acara ini menghadirkan para pejabat nasional, di antaranya anggota Komisi X DPR-RI Ferdiansyah, pejabat dari LKPP, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, serta Panglima Kodam XIX Tuanku Tambusai. Total peserta mencapai lebih dari 350 orang yang terdiri dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, praktisi pengadaan, pelaku usaha, hingga media.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi seminar, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD), dan puncaknya adalah Deklarasi Pembentukan Konsorsium Riset Pengadaan. Deklarasi ini memuat lima komitmen strategis: memperkuat kolaborasi riset, menghimpun sumber daya akademik dan kelembagaan, mengembangkan platform kolaborasi nasional, dan meningkatkan kapasitas talenta pengadaan sesuai kebutuhan industri serta kebijakan nasional.

Wadir I Polbeng menandatangani dokumen deklarasi sebagai bentuk komitmen Polbeng dalam mendukung penguatan penelitian terapan di bidang pengadaan barang/jasa. Dengan bergabungnya Polbeng dalam konsorsium ini, kampus vokasi tersebut semakin memperluas jejaring riset dan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi serta lembaga strategis di tingkat nasional.

Romadhoni menyampaikan bahwa keterlibatan Polbeng dalam konsorsium ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pengembangan riset pengadaan. “Melalui konsorsium ini, Polbeng berharap dapat terlibat lebih aktif dalam pengembangan riset pengadaan yang inovatif, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa partisipasi Polbeng pada forum nasional ini menjadi bukti komitmen institusi dalam memperkuat penelitian terapan, publikasi ilmiah, dan kerja sama lintas sektor yang mendukung kemajuan pengadaan nasional.

Dengan keterlibatan berbagai institusi dan pemangku kepentingan, Konsorsium Riset Pengadaan diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyatukan agenda riset nasional, membuka peluang kolaborasi baru, serta menghasilkan rekomendasi ilmiah yang berdampak pada perbaikan kebijakan dan praktik pengadaan di Indonesia.

Facebook
WhatsApp