Politeknik Negeri Bengkalis

Jurusan Teknik Perkapalan Gandeng Industri Galangan Kapal dan Universitas Maritim di Kepri, Perkuat Kemitraan Dunia Pendidkan dengan DUDI

KEPULAUAN RIAU — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terus memperluas kemitraan strategis di berbagai bidang. Kali ini, Jurusan Teknik Perkapalan Polbeng melakukan kunjungan industri ke Batam dan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, untuk menjajaki kerja sama serta menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) dengan perguruan tinggi dan industri galangan kapal pada tanggal 14–18 Juli 2025.

Tim Jurusan Teknik Perkapalan, yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Jurusan, Budhi Santoso dan Jamal, memulai kegiatan dengan penjajakan kerja sama ke Raja Ali Haji Maritime University di Tanjung Pinang. Kunjungan ini diterima oleh Wakil Dekan Fakultas Teknik, Nerfita Nikentari. Masih di Tanjung Pinang, tim melanjutkan perjalanan ke PT Cahaya Anggun Segara untuk penandatanganan MoU dan MoA, yang diterima oleh Direktur Utama, Bambang.

Selanjutnya di Batam, tim mengunjungi PT Stasiun Teknik Indonesia untuk menandatangani MoU bersama Direktur Utama, Sayudin. Perjalanan ini kemudian dilanjutkan dengan penjajakan kerja sama ke PT Bahtera Bahari Shipyard, yang diterima oleh Direktur Utama, Yahya Bin Usman, dan tim HRD; PT Bintang Intipersada Shipyard, yang diterima oleh Kepala Produksi, Reynold; serta PT Karimun Sembawang Shipyard, yang diterima oleh Sutrisno dan Dwi.

 

Kunjungan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara Jurusan Teknik Perkapalan dengan mitra perguruan tinggi dan industri. Di antaranya kerja sama dalam bidang magang mahasiswa, studi banding, program mengajar bersama, penyelarasan kurikulum, pertukaran tenaga ahli, kegiatan riset dan pengabdian masyarakat, serta beberapa kerja sama potensial lainnya. Kolaborasi ini akan segera direalisasikan dengan mempersiapkan prosedur dan mekanisme kerja sama.

Inisiatif kolaborasi dan kerja sama ini disambut baik oleh para mitra. Mereka mendukung penuh kerja sama dengan dunia pendidikan dalam upaya menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja di industri maritim dan perkapalan.

“Kolaborasi akademisi–industri ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas teknis dan kualitas proyek perkapalan,” ujar salah satu mitra, perwakilan dari PT Bahtera Bahari Shipyard.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Perkapalan, Budhi Santoso, menegaskan komitmen jurusan dan Polbeng dalam mempersiapkan lulusan yang berkualitas serta memenuhi standar industri.

“Kami siap merealisasikan program-program kerja sama dengan mitra dan memastikan lulusan Teknik Perkapalan siap terjun ke dunia kerja dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tegas Budhi. (HUMAS)

Facebook
WhatsApp