BENGKALIS – Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kembali membuktikan diri di tingkat nasional setelah dua tim mahasiswa Akuntansi Keuangan Publik (AKP), Jurusan Administrasi Niaga, Trio Billionaire dan Island Guard, menyabet dua penghargaan dalam ajang OAV (Olimpiade Akuntansi Vokasi) ke VIII yang diselenggarakan di Politeknik Keuangan Negara STAN pada 6-27 Mei lalu.
Dalam ajang tersebut, Tim Trio Billionaire yang beranggotakan Susilawati, Silva Huri Wildani dan Nanda Mar’afni berhasil meraih juara 2 kategori video, sementara Tim Island Guard dengan anggota Aiko Adonia Pardika, M. Daffa Al Fareel dan Wisdia Jantira berhasil memenangkan penghargaan Best Impact Message untuk kategori yang sama.

OAV merupakan kompetisi tahunan yang melibatkan partisipasi seluruh Politeknik di Indonesia yang memiliki program studi Akuntansi. Kegiatan ini berada di bawah naungan Forum Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Se-Indonesia dan Badan Koordinasi Mahasiswa (BAKORMA). Penyelenggaraannya kali ini mengusung tema sentral “ESG dan SDGs dalam Akuntansi: Membangun Masa Depan Keuangan Berkelanjutan”.

Terdapat empat kategori utama yang dilombakan, yakni Cerdas Cermat Akuntansi (CCA), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Video, dan Lomba Poster. Polbeng sendiri rutin ikut serta dalam kompetisi ini sejak tahun 2018. Tahun ini, Polbeng berpartisipasi dalam empat kategori tersebut, bersaing dengan lebih dari 50 tim dari politeknik seluruh Indonesia.
Persiapan kompetisi ini dimulai sejak bulan April dengan bimbingan intens dari dosen pendamping, Fachroh Fiddin dan Nur Anita. Mahasiswa terlebih dahulu di seleksi secara internal oleh prodi, selanjutnya dibimbing sesuai kategori lomba yang diikuti. Karena kompetisi ini diselenggarakan dengan sistem hybrid, sebagian besar kategori lomba dilaksanakan secara daring, misalnya untuk lomba video dan presentasi poster, memanfaatkan platform YouTube. Kompetisi luring hanya dilaksanakan untuk grand final sebagian kategori lomba. Meskipun begitu, tim Polbeng tetap melakukan persiapan dengan maksimal. Kerja keras tersebut terbayarkan dengan prestasi yang diraih.
Ketua Program Studi AKP, Nurhazana, mengaku bangga dengan prestasi mahasiswanya. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa dengan dukungan dosen pendamping, prodi dan pihak lainnya. Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan menerapkan keterampilan yang telah mereka pelajari,” ucapnya.
Beliau juga berharap pengalaman yang didapat dari kompetisi meningkatkan kemampuan mahasiswa di bidang akuntansi. “Semoga ilmu yang mereka dapatkan berguna saat mereka lulus kelak,” tutup Nurhazana.
Prestasi ini tentunya menjadi kebanggan tersendiri bagi mahasiswa, prodi, jurusan, bahkan Polbeng, menambah deretan prestasi yang berhasil ditorehkan di tingkat nasional. Semoga kedepannya lebih banyak mahasiswa yang termotivasi untuk berkarya dan meningkatkan kompetensi untuk ikut serta dalam kompetisi di berbagai bidang, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional. (HUMAS)





