Empat orang mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (polbeng) mengikuti “Sakura Science Program Student Exchange” yang disponsori oleh Japan Science and Technology Agency (JST) untuk mengunjungi negeri sakura tepatnya ke Universitas Yamaguchi yang berada di Kota Ube Jepang. Keempat orang mahasiswa tersebut diantaranya M. Fajrianto, M. Syafik, Aldi Muammar dan Eka Aprianti yang merupakan mahasiswa dari jurusan Teknik Sipil serta 5 (lima) orang mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau. Kunjungan yang dilakukan dari 1 – 6 Maret ini dilakukan dalam rangka tindak lanjut dari kerja antara Polbeng dengan Yamaguchi University yang telah dilakukan sejak tahun 2015 yang lalu yang didalamnya memuat tentang penelitian bersama dan juga tentang program pelatihan luar negeri dibidang teknik sipil.
Dalam kesempatan ini, mahasiswa melaksanakan kegiatan perkuliahan tentang pengukuran kecepatan aliran air bawah tanah dan penerapannya dalam rekayasa serta praktek dalam penyiapan alat ukur kecepatan aliran ground water sekaligus melaksanakan pengukuran dengan alat yang telah disiapkan. Perlu diketahui bahwa alat pengukur kecepatan yang dibuat adalah salah satu alat ukur yang telah mendapat paten di jepang hasil inovasi Sensei Koichi Yamamoto P.hd.
“Pihak kampus Polbeng sangat mengapresiasi program Sakura Science Program Student Exchange yang sedang berjalan ini dan berharap dengan mengikuti program tersebut mahasiswa dapat menambah pengetahuan serta pengalaman serta meningkatkan wawasan dan motivasi dalam belajar.” ungkap Armada selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil sekaligus dosen pendamping dalam program student exchange ini. (HumasPolbeng)





